JAVASATU.COM- Atmosfer GOR Ken Arok dipastikan kembali bergelora dalam lanjutan Proliga 2026. Dukungan suporter Malang disebut menjadi energi tambahan bagi tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) yang menjalani laga kandang pada 5-8 Februari 2026.

Pada seri ini, JPE dijadwalkan menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile dan Medan Falcons. Dua pertandingan tersebut krusial bagi JPE untuk menjaga posisi di papan atas klasemen sementara Proliga 2026.
Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, mengatakan performa tim sejauh ini cukup solid dengan raihan lima kemenangan dalam empat pekan awal kompetisi. Namun, menurutnya, setiap laga tetap menentukan.
“Bermain di Malang sebagai kandang sendiri tentu menjadi momentum penting. Dukungan suporter akan sangat berarti bagi tim,” ujar Werry.
Pelatih JPE, Bülent Karslıoğlu, menegaskan bahwa atmosfer tribun dapat menjadi dorongan moral bagi para pemain, meski disiplin permainan tetap menjadi faktor utama.
“Dukungan penonton akan menjadi energi tambahan, tetapi konsistensi dan fokus di setiap set tetap kunci,” katanya.
Kapten tim, Tisya Amallya Putri, menyebut Malang memiliki arti tersendiri bagi skuad JPE. Ia menilai dukungan langsung dari suporter memberi semangat berbeda dibanding laga tandang.
“Malang terasa spesial karena ini rumah kami. Dukungan suporter membuat kami lebih termotivasi untuk tampil maksimal,” ujar Tisya.
Sementara itu, opposite hitter Megawati Hangestri Pertiwi menambahkan posisi tim di papan atas klasemen menjadi motivasi tambahan untuk menjaga performa di hadapan publik sendiri.
Dengan reputasi Malang sebagai salah satu kota dengan atmosfer pertandingan yang kuat, seri ini diprediksi menjadi momentum penting bagi Jakarta Pertamina Enduro dalam perburuan gelar Proliga 2026. (dop/nuh)