JAVASATU.COM- Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menggelar pengabdian kepada masyarakat melalui program Hibah RisetMu Batch IX di Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk mendorong kemandirian dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tim dosen UMSURA menggandeng pelaku UMKM Desa Wonosunyo sebagai mitra utama. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan penyusunan Harga Pokok Penjualan (HPP), penguatan branding, inovasi produk, hingga strategi pemasaran berbasis digital.
Materi penyusunan HPP disampaikan Rieska Maharani guna meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam menghitung biaya produksi secara tepat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Tining Haryanti mengenalkan Sistem Kampung Samiler Betro sebagai upaya memperkuat pemasaran dan tata kelola produk berbasis digital.
Ketua Tim Pengabdian UMSURA, Adhar Putra Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kemandirian UMKM melalui inovasi dan kolaborasi multipihak.
“Tim dosen bersinergi dengan pemerintah desa dan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi berbagai tantangan, mulai dari manajemen usaha hingga akses pemasaran,” ujarnya.
Menurutnya, pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Adhar menambahkan, para pelaku UMKM menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi pengembangan usaha mereka.
Program ini didukung pendanaan Majelis Diktilitbang melalui Hibah RisetMu Batch IX sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. (yon/nuh)