email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pasar Panganan Giri Biyen, Nostalgia Kuliner Sunan Giri

by Sudasir Al Ayyubi
10 Februari 2026

JAVASATU.COM- Ribuan warga memadati Pasar Panganan Giri Biyen di Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pasar kuliner jadul ini menghadirkan kembali jejak panganan era Sunan Giri dan Kerajaan Giri Kedaton yang kini mulai jarang ditemui.

(Foto: Javasatu.com)

Sebanyak 120 jenis makanan dan jajanan tradisional dijajakan di 43 stan sepanjang gang kampung. Dalam waktu kurang dari dua jam, sebagian besar panganan ludes diserbu pembeli. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, mulai Rp2 ribu hingga Rp10 ribu.

Pengunjung dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto hingga Lamongan sudah memadati lokasi. Meski berada di gang sempit, antusiasme warga tak surut untuk berburu kuliner tempo dulu.

Ketua Pasar Panganan Giri Biyen, Nurul Huda, mengatakan kegiatan ini telah digelar untuk ketiga kalinya. Tujuannya untuk melestarikan warisan kuliner peninggalan Sunan Giri sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM setempat.

“Ada sekitar 120 jenis panganan jadul yang dijual. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga untuk mengangkat perekonomian UMKM agar lebih sejahtera,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Pencetus ide kegiatan, Muhammad Ma’arif, menyebut sejumlah makanan khas yang dihadirkan di antaranya kupat ketek berbahan beras ketan, bubur masen, sego roomo, nasi bukhori, pleret, hingga lontong roomo khas Giri. Beberapa di antaranya bahkan telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.

“Kupat ketek sudah menjadi warisan budaya tak benda. Makanan di sini memang unik dan harganya sangat terjangkau,” kata Ma’arif.

BacaJuga :

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

Suasana nostalgia semakin terasa karena transaksi jual beli menggunakan uang dobog, koin berlubang menyerupai alat tukar tempo dulu. Namun, panitia tetap melayani pembayaran dengan rupiah bagi pengunjung yang tidak menukarkan uangnya.

“Pasar Panganan Giri Biyen menjadi upaya merawat warisan kuliner Sunan Giri sekaligus menghidupkan kembali tradisi kebersamaan masyarakat tempo dulu di Gresik,” imbuhnya.

Selain kuliner, sejumlah pedagang juga menjajakan mainan tradisional anak seperti kapal-kapalan. Banyak pengunjung menikmati makanan dengan lesehan sederhana di sepanjang kampung, sementara lainnya memilih membungkus untuk dibawa pulang.

Salah satu pengunjung, Rani, warga Gresik, mengaku penasaran ingin mencicipi makanan khas Giri yang kini sulit ditemukan.

“Belanja nasi bukhori khas Giri, juga beli pleret dan lontong roomo. Rasanya khas dan bikin nostalgia,” ujarnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikPasar RakyatSunan Giri

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

FGD Desa Maslahah Tetapkan Lima Isu Prioritas Kampung Baru Kediri

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Pengedar Sabu di Tumpang Diciduk, Polisi Buru Jaringan Pemasok

Tata Kelola Keuangan Polres Gresik Diakui Kapolri

Bangunan di Atas Sungai Kadalpang Dibongkar, DPRD Apresiasi Pemkot Malang

Jelang Suroan, Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas

Kader Posyandu Kebungson Diuji, Kompetensi Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Prev Next

POPULER HARI INI

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Polres Gresik Temukan Lansia 90 Tahun yang Terpisah Saat Haul

BERITA LAINNYA

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

FGD Desa Maslahah Tetapkan Lima Isu Prioritas Kampung Baru Kediri

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Pengedar Sabu di Tumpang Diciduk, Polisi Buru Jaringan Pemasok

Tata Kelola Keuangan Polres Gresik Diakui Kapolri

Bangunan di Atas Sungai Kadalpang Dibongkar, DPRD Apresiasi Pemkot Malang

Jelang Suroan, Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas

Kader Posyandu Kebungson Diuji, Kompetensi Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved