email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pasar Panganan Giri Biyen, Nostalgia Kuliner Sunan Giri

by Sudasir Al Ayyubi
10 Februari 2026

JAVASATU.COM- Ribuan warga memadati Pasar Panganan Giri Biyen di Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pasar kuliner jadul ini menghadirkan kembali jejak panganan era Sunan Giri dan Kerajaan Giri Kedaton yang kini mulai jarang ditemui.

(Foto: Javasatu.com)

Sebanyak 120 jenis makanan dan jajanan tradisional dijajakan di 43 stan sepanjang gang kampung. Dalam waktu kurang dari dua jam, sebagian besar panganan ludes diserbu pembeli. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, mulai Rp2 ribu hingga Rp10 ribu.

Pengunjung dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto hingga Lamongan sudah memadati lokasi. Meski berada di gang sempit, antusiasme warga tak surut untuk berburu kuliner tempo dulu.

Ketua Pasar Panganan Giri Biyen, Nurul Huda, mengatakan kegiatan ini telah digelar untuk ketiga kalinya. Tujuannya untuk melestarikan warisan kuliner peninggalan Sunan Giri sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM setempat.

“Ada sekitar 120 jenis panganan jadul yang dijual. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga untuk mengangkat perekonomian UMKM agar lebih sejahtera,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Pencetus ide kegiatan, Muhammad Ma’arif, menyebut sejumlah makanan khas yang dihadirkan di antaranya kupat ketek berbahan beras ketan, bubur masen, sego roomo, nasi bukhori, pleret, hingga lontong roomo khas Giri. Beberapa di antaranya bahkan telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.

“Kupat ketek sudah menjadi warisan budaya tak benda. Makanan di sini memang unik dan harganya sangat terjangkau,” kata Ma’arif.

Suasana nostalgia semakin terasa karena transaksi jual beli menggunakan uang dobog, koin berlubang menyerupai alat tukar tempo dulu. Namun, panitia tetap melayani pembayaran dengan rupiah bagi pengunjung yang tidak menukarkan uangnya.

“Pasar Panganan Giri Biyen menjadi upaya merawat warisan kuliner Sunan Giri sekaligus menghidupkan kembali tradisi kebersamaan masyarakat tempo dulu di Gresik,” imbuhnya.

BacaJuga :

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Selain kuliner, sejumlah pedagang juga menjajakan mainan tradisional anak seperti kapal-kapalan. Banyak pengunjung menikmati makanan dengan lesehan sederhana di sepanjang kampung, sementara lainnya memilih membungkus untuk dibawa pulang.

Salah satu pengunjung, Rani, warga Gresik, mengaku penasaran ingin mencicipi makanan khas Giri yang kini sulit ditemukan.

“Belanja nasi bukhori khas Giri, juga beli pleret dan lontong roomo. Rasanya khas dan bikin nostalgia,” ujarnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikPasar RakyatSunan Giri

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER HARI INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

BERITA LAINNYA

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved