JAVASATU.COM- SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik resmi menjadi sekolah percontohan pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (AI) dari Kemendikdasmen RI. Penetapan ini menandai capaian penting dalam perjalanan 31 tahun sekolah tersebut dalam membangun kualitas pendidikan berbasis inovasi.

Kepala SD Mugeb, Fony Libriastuti, mengatakan transformasi sekolah terjadi secara bertahap melalui konsistensi peningkatan mutu dan adaptasi teknologi.
“Dulu kami berjuang mencari siswa, sekarang orang tua harus mengantre. Bahkan sejak anak masih TK sudah didaftarkan,” ujarnya usai perayaan Milad ke-31, Minggu (12/4/2026).
Saat ini, SD Mugeb memiliki 988 siswa yang terbagi dalam 30 rombongan belajar. Tingginya minat masyarakat membuat daftar tunggu penerimaan siswa baru mencapai dua tahun.
“Ini hasil kerja panjang seluruh tim dan estafet kepemimpinan yang terus menjaga kualitas,” kata Fony.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi para kepala sekolah sebelumnya yang terus mendorong inovasi dan menjaga standar pendidikan.
“Semangat para pendahulu kami jaga. Dari sekolah sederhana, kini menjadi rujukan,” jelasnya.
Sebagai sekolah percontohan, SD Mugeb mulai mengintegrasikan pembelajaran koding dan kecerdasan buatan dalam kurikulum. Program ini dirancang agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami konsep dan logika di baliknya.
“Kami ingin anak-anak siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal teknologi,” tambahnya.
Selain itu, SD Mugeb juga telah ditetapkan sebagai sekolah unggul utama oleh Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah favorit di Gresik.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan SD Dinas Pendidikan Gresik, Sunikan, mengapresiasi capaian tersebut dan menilai SD Mugeb layak menjadi rujukan bagi sekolah lain.
“Ini bukti bahwa inovasi dan konsistensi mampu meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan,” pungkasnya. (bas/arf)