Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Gresik Ajak Penyedia Jasa Jaga Pengadaan Bersih dan Transparan

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
27 Mei 2026
0

JAVASATU.COM- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh penyedia jasa dan pelaku pengadaan barang dan jasa menjaga integritas serta menghindari praktik korupsi maupun gratifikasi dalam proses pengadaan pemerintah.

Foto: ist

Ajakan itu disampaikan saat Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa di Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah, Inspektorat, asosiasi jasa konstruksi, hingga mitra pengadaan di lingkungan Pemkab Gresik.

“Pemerintahan yang transparan dan benar-benar bersih itu tidak mudah diwujudkan. Karena itu perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah, asosiasi, maupun penyedia jasa untuk menjaga Gresik bersama-sama dari praktik korupsi,” ujar Bupati Yani.

Dalam forum itu, Bupati Yani menegaskan pengadaan barang dan jasa harus dijalankan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan demi kepentingan tertentu. Ia juga mengingatkan agar praktik pengadaan yang dinilai tidak sehat segera dihentikan.

“Kalau ada praktik-praktik yang merugikan pemerintahan, merugikan asosiasi, dan merugikan dunia usaha, hentikan. Jangan sampai sistem pengadaan ini rusak karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gresik kini memperketat pengawasan, termasuk transaksi pengadaan melalui sistem e-katalog. Seluruh aktivitas pengadaan disebut terus dipantau untuk mencegah indikasi penyimpangan.

“Kami monitor semuanya. Pengadaan barang dan jasa harus dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai aturan. Kalau ada indikasi yang tidak benar, tentu akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Selain membahas pengadaan, Bupati Yani juga menyinggung kondisi defisit anggaran daerah. Ia memastikan kondisi tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal dan bukan akibat kesalahan tata kelola pemerintahan.

“Defisit bukan berarti pemerintah tidak aman. Semua sudah dirancang dan diperhitungkan sesuai kebutuhan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gresik Achmad Hadi mengatakan pengawasan sektor pengadaan barang dan jasa kini dilakukan lebih detail, mulai tahap perencanaan hingga serah terima pekerjaan.

“Pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa sekarang semakin detail. Karena itu seluruh proses harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Achmad Hadi.

Menurutnya, Inspektorat Kabupaten Gresik saat ini memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk mendeteksi berbagai anomali transaksi pengadaan secara digital.

Beberapa indikator yang dipantau antara lain transaksi yang berlangsung tidak wajar, proses transaksi terlalu cepat, hingga penyedia jasa yang mengerjakan proyek di luar bidang spesialisasinya.

“Semua anomali itu termonitor dalam sistem. Memang belum tentu pelanggaran, tetapi perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” pungkasnya. (bas/arf)

Tags: Bupati GresikKabupaten GresikPemerintahPemkab Gresik
Previous Post

Wuss Rilis Single “May?”, Lagu Tentang Bertahan di Tengah Badai Hidup

Next Post

SMA Al Hikmah Surabaya Kunjungi NUS, NTU dan USIM, Perluas Wawasan Global Siswa

Related Posts

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi
Pemerintahan

Pemkab Malang Tunggu Aturan Gaji ASN via Kopdes dan PPPK dari APBN

21 Oktober 2026
APBD Kota Batu 2027 Capai Rp1,07 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
Pemerintahan

APBD Kota Batu 2027 Capai Rp1,07 Triliun, Ini Rincian Anggarannya

16 Oktober 2026
Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik
Pemerintahan

Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik

13 Oktober 2026
120 Pejabat Pemkab Blitar Dilantik, Pelayanan Publik Jadi Tantangan
Pemerintahan

120 Pejabat Pemkab Blitar Dilantik, Pelayanan Publik Jadi Tantangan

12 Oktober 2026
Bakorwil Malang Dorong Percepatan Infrastruktur Modangan, Tiga Koridor Jadi Prioritas
Pemerintahan

Bakorwil Malang Dorong Percepatan Infrastruktur Modangan, Tiga Koridor Jadi Prioritas

1 Oktober 2026
Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Desil, Operator Desa Diperkuat
Pemerintahan

Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Desil, Operator Desa Diperkuat

28 September 2026
Next Post
SMA Al Hikmah Surabaya Kunjungi NUS, NTU dan USIM, Perluas Wawasan Global Siswa

SMA Al Hikmah Surabaya Kunjungi NUS, NTU dan USIM, Perluas Wawasan Global Siswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Trans Jatim Koridor 2 Malang Siap Meluncur 30 Oktober, Ini Persiapannya
  • Ibu RR Minta Polisi Usut Dugaan Penipuan MBG Majalengka, Klaim Aset Hampir Rp1 Miliar Diserahkan
  • TransNusa Buka Rute Bali-Melbourne
  • KYM dan SATUPENA Siapkan Nubar Puisi Nasional di Kota Batu, Digelar 8 November
  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com