email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ngaku Bawa Sajam untuk Foto-foto di Acara Silat, Dua Pemuda di Malang Jadi Tersangka

by Agung Baskoro
18 Juni 2026

JAVASATU.COM- Dua pemuda di Kabupaten Malang ditetapkan sebagai tersangka setelah kedapatan membawa senjata tajam (sajam) saat pengesahan warga baru salah satu perguruan pencak silat di Kecamatan Jabung. Kepada polisi, keduanya mengaku membawa senjata tersebut untuk menjaga diri dan digunakan berfoto-foto di lokasi acara.

Foto: Javasatu.com

Kedua pemuda itu diamankan dalam operasi penyekatan yang dilakukan Polres Malang pada Selasa (16/6/2026) malam hingga Rabu (17/6/2026) dini hari. Penyekatan dilakukan sebagai bagian dari pengamanan kegiatan pengesahan warga baru yang dinilai berpotensi mendatangkan massa penggembira dari berbagai daerah.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, pihaknya menerapkan sejumlah titik penyekatan berdasarkan pemetaan kerawanan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Berdasarkan analisis karakteristik kerawanan yang telah kami petakan, kegiatan tersebut berpotensi mengundang atau mendatangkan massa dari berbagai wilayah untuk datang sebagai penggembira. Oleh karena itu salah satu strategi yang kami terapkan dari Polres Malang adalah melakukan pengamanan serta penyekatan-penyekatan di berbagai titik,” kata Taat saat konferensi pers, Rabu (18/6/2026).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan delapan sepeda motor tanpa kelengkapan surat kendaraan. Selain itu, petugas menemukan dua orang yang membawa senjata tajam saat pemeriksaan di Simpang Garuda, Kecamatan Singosari.

“Kami mendapati adanya dua warga masyarakat yang ketika kami melaksanakan penyekatan, kemudian kami lakukan pemeriksaan kendaraan dan badan, didapati dua warga masyarakat tersebut membawa senjata tajam. Sehingga kami laksanakan penindakan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kedua tersangka masing-masing berinisial MAR (20), warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dan RK (19), warga Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, yang sedang menempuh pendidikan di Malang.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan, penindakan terhadap kedua tersangka merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga situasi kamtibmas selama rangkaian kegiatan Suroan dan pengesahan warga baru perguruan silat.

“Ini menjadi wujud komitmen kami, Polres Malang, untuk senantiasa memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat kaitannya dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegas Taat.

BacaJuga :

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengesahan tahun ini yang berlangsung kondusif tanpa konvoi maupun arak-arakan kendaraan seperti yang kerap menjadi sorotan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang kondusif. Masyarakat bisa saksikan tidak ada konvoi, tidak ada arak-arakan, tidak ada bleyer-bleyer kendaraan, semuanya kondusif,” pungkasnya.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengungkapkan, dari hasil penggeledahan terhadap MAR ditemukan satu bilah karambit sepanjang 15 sentimeter yang disimpan di dalam bagasi sepeda motor.

“Pada saat kami melaksanakan penggeledahan ditemukan di bagasi motornya satu jenis senjata tajam jenis karambit berukuran 15 sentimeter,” kata Hafiz.

Sementara dari RK, polisi menemukan sebilah badik sepanjang 20 sentimeter yang disembunyikan di dalam celananya.

“Pada saat kami melaksanakan penggeledahan pada badannya ditemukan pada celananya atau di dalam celananya senjata tajam berjenis badik berukuran 20 sentimeter,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku membawa senjata tajam tersebut untuk berjaga-jaga selama mengikuti iring-iringan menuju lokasi pengesahan warga baru. Mereka juga berencana menggunakan senjata tersebut sebagai properti untuk berfoto saat berada di lokasi acara.

“Motif mereka yang pertama dengan alasan untuk menjaga diri pada saat melaksanakan iring-iringan ke lokasi pengesahan kemarin. Yang kedua, untuk berfoto-foto pada saat sampai di lokasi pengesahan,” ungkap Hafiz.

Polisi memastikan kedua tersangka merupakan warga resmi perguruan silat tersebut, bukan calon warga yang sedang mengikuti prosesi pengesahan.

“Berdasarkan keterangan kami dan alat bukti yang ada, mereka berdua merupakan warga tersebut,” tegas Hafiz.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 307 Ayat 1 KUHP tentang kepemilikan atau penguasaan senjata tajam tanpa hak dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangPolres MalangSajam

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi

Brandgang Lapas Malang Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana 4 Kuintal

Prev Next

POPULER HARI INI

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

BERITA LAINNYA

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi

Brandgang Lapas Malang Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana 4 Kuintal

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved