JAVASATU.COM- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang menyiapkan konferensi internasional yang akan mempertemukan akademisi, peneliti, diplomat, aktivis kemanusiaan, hingga tokoh dunia untuk membahas isu perdamaian global dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional yang dijalin dengan The Global Workers Coalition for Support Al-Quds and Palestine.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FISIP UNIRA Malang dengan organisasi internasional tersebut yang diwakili Assistant Secretary General, Dr. Khalil Al-Zayyan. Bersamaan dengan itu, UNIRA Malang juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta isu-isu kemanusiaan global.
Kolaborasi antara kedua pihak difokuskan pada pengembangan riset bersama, pertukaran gagasan akademik, penguatan jejaring internasional, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan perdamaian dunia, keadilan global, dan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina.
Dekan FISIP UNIRA Malang, Husnul Hakim Sy, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus sekaligus memperkuat peran akademisi dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di tingkat global.
“Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan institusi FISIP UNIRA Malang, khususnya dalam memperluas jejaring internasional, memperkuat kolaborasi riset, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Isu kemanusiaan, perdamaian dunia, dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan isu moral dan akademik yang harus terus mendapatkan perhatian dari kalangan perguruan tinggi,” ujar Husnul Hakim Sy, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, FISIP UNIRA Malang siap mengambil peran lebih besar dengan menjadi tuan rumah konferensi internasional yang diharapkan menjadi ruang dialog dan diplomasi akademik terkait perdamaian dunia serta kemerdekaan Palestina.
“FISIP UNIRA Malang siap menjadi tuan rumah konferensi internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, diplomat, aktivis kemanusiaan, dan tokoh dunia untuk membahas perdamaian global, keadilan internasional, serta dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Kampus harus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan besar bagi terciptanya dunia yang lebih damai dan berkeadilan,” tegasnya.
Husnul menambahkan, konferensi internasional tersebut diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat diplomasi akademik sekaligus membangun solidaritas global terhadap berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Sementara itu, Assistant Secretary General The Global Workers Coalition for Support Al-Quds and Palestine, Dr. Khalil Al-Zayyan, mengapresiasi langkah UNIRA Malang dan FISIP UNIRA yang dinilai menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perjuangan kemanusiaan dan perdamaian dunia.
“Kerja sama ini sangat penting. Dukungan dari perguruan tinggi dan komunitas akademik akan memperkuat upaya internasional dalam memperjuangkan perdamaian serta mendukung hak rakyat Palestina untuk hidup merdeka, bermartabat, dan memperoleh keadilan,” kata Khalil Al-Zayyan.
Melalui kerja sama tersebut, FISIP UNIRA Malang menegaskan komitmennya menjadi bagian dari gerakan akademik global yang aktif mempromosikan nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat solidaritas internasional bagi terwujudnya kemerdekaan Palestina dan tatanan dunia yang lebih berkeadilan. (saf)