email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 30 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

by Yondi Ari
30 Juli 2026

JAVASATU.COM- Konflik keluarga terkait aset perusahaan di Malang berujung ke jalur hukum. Otje Suan Dito dilaporkan anak kandungnya berinisial N atas dugaan penggelapan aset perusahaan. Meski menghadapi proses hukum, Otje masih berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Otje Suan Dito (tengah) bersama kuasa hukum. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Otje telah memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota dan diperiksa sebagai saksi terlapor. Perkara tersebut masih dalam proses penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/573/IX/2022/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jatim tertanggal 26 September 2023.

Otje mengaku persoalan tersebut menjadi beban emosional karena pelapornya merupakan anak kandungnya sendiri. Ia berharap proses hukum dapat mengungkap fakta sebenarnya tanpa semakin memperburuk hubungan keluarga.

“Mana mungkin orang tua tega kepada anaknya sendiri. Saya tidak sedang mencari siapa yang menang atau kalah, tetapi berharap kebenaran bisa terungkap,” tutur Otje, kepada Wartawan, Rabu (29/7/2026).

Menurut Otje, persoalan tersebut bermula dari perbedaan pandangan mengenai pengelolaan dan kepemilikan aset perusahaan keluarga. Usaha tersebut, kata dia, merupakan bisnis yang pertama kali dirintisnya sebelum kepemilikannya dibagi kepada anggota keluarga lainnya.

Kuasa hukum Otje, Joko Siswanto, mengatakan kliennya telah memberikan keterangan kepada penyidik dalam pemeriksaan tersebut. Total ada 48 pertanyaan yang dijawab Otje.

“Klien kami diperiksa sebagai saksi terlapor. Selama proses pemeriksaan ada 48 pertanyaan yang telah dijawab secara lengkap,” kata Joko usai mendampingi pemeriksaan.

Joko menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggelapan sejumlah mesin dan perlengkapan pabrik yang menjadi aset perusahaan keluarga. Namun, pihak Otje membantah dugaan tersebut.

Menurut Joko, seluruh mesin dan perlengkapan yang dipersoalkan masih berada di lokasi perusahaan. Pihaknya bahkan mempersilakan penyidik melakukan pengecekan langsung untuk memastikan keberadaan aset tersebut.

“Semua mesin maupun perlengkapan yang dipersoalkan masih ada. Bahkan kami mempersilakan penyidik untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi agar dapat memastikan kondisi barang tersebut,” ujarnya.

Untuk mendukung keterangannya, tim kuasa hukum menyerahkan dokumentasi berupa foto sejumlah mesin yang disebut masih berada di area pabrik. Dokumentasi aset lainnya akan dilengkapi apabila diminta oleh penyidik.

Perkara Disebut Berjalan Sejak 2023

Joko juga menyoroti perjalanan perkara tersebut. Menurut dia, laporan dugaan penggelapan itu telah diproses sejak 2023 dan berkas perkara sempat dikembalikan pihak kejaksaan kepada penyidik.

Pihaknya kemudian mempertanyakan kembali proses perkara tersebut karena menilai materi yang diperiksa tidak mengalami perubahan berarti.

“Sepanjang yang kami ketahui, materi pemeriksaannya sama seperti sebelumnya. Kami juga tidak melihat adanya unsur kesengajaan ataupun niat jahat sebagaimana yang dituduhkan,” jelas Joko.

Joko menegaskan, pihaknya akan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan dan memberikan dokumen maupun keterangan yang diperlukan penyidik.

Orang Tua Masih Buka Pintu Damai

Di tengah proses hukum tersebut, Otje mengatakan dirinya telah beberapa kali berusaha membuka komunikasi dengan anaknya. Ia berharap persoalan aset perusahaan tidak semakin memperlebar jarak dalam hubungan keluarga.

Namun, upaya tersebut belum menemukan titik temu karena pihak pelapor tetap memilih menempuh jalur hukum.

Otje mengatakan dirinya tidak ingin mencari siapa yang menang atau kalah dalam persoalan tersebut. Baginya, penyelesaian secara kekeluargaan masih menjadi jalan yang diharapkan.

BacaJuga :

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Kasasi Ditolak MA, PT Kasa Husada Wira Jatim Tetap Dinyatakan Wanprestasi

“Saya berharap masih ada kesempatan untuk berdamai, karena penyelesaian secara kekeluargaan tentu menjadi jalan terbaik bagi semua pihak,” ucapnya.

Ia mengakui hubungan dengan anaknya hingga kini belum kembali membaik. Meski demikian, Otje berharap perkara yang telah berlangsung selama beberapa tahun tersebut dapat segera menemukan penyelesaian.

“Saya bekerja selama ini demi keluarga. Harapan saya sederhana, semoga persoalan ini bisa berakhir dengan baik dan hubungan keluarga dapat kembali pulih,” pungkasnya.

Perkara dugaan penggelapan aset tersebut masih dalam proses penyidikan Satreskrim Polresta Malang Kota. Otje dalam perkara ini berstatus saksi terlapor dan melalui kuasa hukumnya telah membantah dugaan penggelapan yang dilaporkan oleh anaknya. (dop/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HukumKota MalangPolresta Malang Kota

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gresik Boyong Lima Penghargaan Harganas Jatim, TPA Masmundari Jadi Sorotan

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

Muslimat NU Gresik Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Kompol Arief Sukmo Wibowo Jadi KabagOps Polres Gresik

Rekaman Jaap Kunst 1930 Kembali ke Pewaris Tradisi di Flores

Mangrove Gresik Capai 3.921 Hektare, Ujungpangkah Jadi Kawasan Terluas

Begawan Carnival, Cara Warga Pandansari Lor Jabung Merawat Tradisi Grebeg Suro

IKA Unair Gresik Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab

Industrialisasi Gresik Melesat, Identitas Kota Santri Jadi Sorotan

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Bupati Majalengka Minta KONI Berbenah dan Fokus Cetak Atlet Berprestasi

IKA Unair Gresik Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab

BERITA LAINNYA

Gresik Boyong Lima Penghargaan Harganas Jatim, TPA Masmundari Jadi Sorotan

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

Muslimat NU Gresik Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Kompol Arief Sukmo Wibowo Jadi KabagOps Polres Gresik

Rekaman Jaap Kunst 1930 Kembali ke Pewaris Tradisi di Flores

Mangrove Gresik Capai 3.921 Hektare, Ujungpangkah Jadi Kawasan Terluas

Begawan Carnival, Cara Warga Pandansari Lor Jabung Merawat Tradisi Grebeg Suro

IKA Unair Gresik Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab

Industrialisasi Gresik Melesat, Identitas Kota Santri Jadi Sorotan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved