JAVASATU.COM- Jambore Koperasi yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Malang menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal nilai-nilai koperasi sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Hitam Dodikjur Kota Malang, Sabtu-Minggu (25-26/7/2026), itu diikuti peserta didik dari berbagai sekolah di Kota Malang dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79.

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, jambore dikemas melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti lomba paduan suara bertema koperasi, pentas seni, diskusi, bazar UMKM, jalan sehat, hingga bakti sosial. Berharap konsep pembelajaran di luar kelas mampu membuat pelajar lebih memahami nilai gotong royong, kebersamaan, dan kerja sama yang menjadi ruh koperasi.
Ketua Panitia Jambore Koperasi, Ginanjar Yoni Wardoyo, ST, MT, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar generasi muda tidak hanya mengenal koperasi secara teori, tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai yang terkandung di dalamnya melalui pengalaman di lapangan.
“Esensi kegiatan ini adalah bagaimana menanamkan jiwa koperasi kepada anak-anak kita. Dengan kegiatan di alam terbuka dan di luar sekolah, mereka memperoleh pengalaman langsung sehingga nilai-nilai koperasi lebih mudah dipahami,” kata Ginanjar.
Sebanyak 22 regu dari berbagai sekolah menampilkan kreativitas melalui sendratari, drama musikal, paduan suara, dan berbagai pertunjukan seni lainnya. Penampilan para pelajar mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.
Menurut Ginanjar, Jambore Koperasi telah menjadi agenda tahunan sekaligus ikon peringatan Hari Koperasi di Kota Malang. Melalui kegiatan tersebut, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memahami pentingnya kerja sama dan kemandirian ekonomi.
“Jambore Koperasi sudah menjadi ikon peringatan Hari Koperasi di Kota Malang. Kami ingin generasi muda mengenal koperasi dengan cara yang menyenangkan sehingga semangat kebersamaan dapat tertanam sejak dini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dekopinda Kota Malang, Kolonel Purn. H. Tugino, S.T., mengatakan pembelajaran melalui aktivitas luar ruang dinilai lebih efektif dibandingkan hanya memberikan materi di dalam kelas.
“Melalui lomba, seni, dan diskusi, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal koperasi secara teori, tetapi juga memahami nilai kebersamaan dan kerja sama yang menjadi dasar gerakan koperasi,” tutur Tugino.
Ia menambahkan, Jambore Koperasi merupakan ciri khas Dekopinda Kota Malang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Koperasi.
“Jambore Koperasi ini menjadi ikon Kota Malang setiap peringatan Hari Koperasi. Program ini merupakan identitas Dekopinda Kota Malang dalam memperkenalkan gerakan koperasi kepada generasi muda,” katanya.
Selain jambore, rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kota Malang juga diisi syukuran, bazar UMKM, jalan sehat, senam sehat, serta berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Tugino menilai momentum Hari Koperasi tahun ini menjadi harapan baru bagi perkembangan koperasi di Indonesia. Menurutnya, komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat koperasi melalui regulasi baru menjadi peluang besar bagi gerakan koperasi, termasuk di Kota Malang.
“Kami optimistis koperasi akan semakin maju. Dengan dukungan pemerintah dan pembaruan regulasi, koperasi diharapkan semakin kuat sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia,” pungkasnya. (dop/arf)