email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 12 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

by Yondi Ari
12 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat empat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jawa dan Sulawesi hingga Rabu (12/8/2026). Total lahan yang terbakar mencapai 16 hektare.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2026). (Foto: BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang)

Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan laporan tersebut merupakan perkembangan situasi dan penanganan bencana yang dihimpun hingga Rabu (12/8/2026) pukul 07.00 WIB.

“Menyikapi potensi bencana hidrometeorologi kering, khususnya kebakaran hutan dan lahan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama melakukan upaya pencegahan sejak dini,” kata Dodi dalam siaran pers BNPB, Rabu (12/8/2026).

Karhutla pertama terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Selasa (11/8/2026). Titik api terpantau di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe.

Luas lahan yang terbakar mencapai lima hektare. BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan penanganan dan pemadaman. Kondisi terkini, api telah berhasil dipadamkan.

Karhutla berikutnya terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/8/2026). Titik api terpantau sekitar pukul 12.15 WITA di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, serta Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu.

Lahan seluas tujuh hektare dilaporkan terbakar. Tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada hari yang sama. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Di Jawa Barat, karhutla terjadi di kawasan perbukitan Gunung Picung, tepatnya di lahan yang ditumbuhi alang-alang di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Kebakaran terjadi pada Senin (10/8/2026). Sekitar pukul 17.30 WIB, titik api terpantau dan membakar lahan seluas tiga hektare.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Cianjur, Damkar Cianjur, Polsek Cibeber, dan masyarakat melakukan pemadaman. Pada Selasa (11/8/2026), api dinyatakan padam seluruhnya.

Sementara itu, karhutla juga terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Warga melaporkan titik api sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Gunung Jabung, Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, pada Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan pantauan visual di lapangan, api menjalar ke arah lereng gunung dan membakar lahan seluas satu hektare. Vegetasi yang terbakar berupa pohon sono dan semak belukar.

Petugas gabungan berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.15 WIB.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering, khususnya karhutla. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kehidupan sosial di wilayah terdampak.

“Karhutla tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kehidupan sosial di wilayah terdampak,” ujar Dodi.

BacaJuga :

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

BNPB juga meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk untuk membuka lahan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya karhutla kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk untuk membuka lahan. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” pungkas Dodi. (dop/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BNPBKarhutlaKebakaran

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

Prev Next

POPULER HARI INI

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

6.426 Botol Miras Dimusnahkan Polres Majalengka, Disita dari Warung hingga Gudang

BERITA LAINNYA

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved