email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28

by Syaiful Arif
24 Agustus 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar). Berdasarkan data terbaru, jumlah titik panas atau hotspot di Kalbar turun menjadi 28 titik.

Menhut Raja Antoni Cek Karhutla Kalbar. (Foto: Ist)

Raja Antoni mengecek kondisi karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (24/8/2026). Peninjauan dilakukan bersama Gubernur Kalbar Ria Norsan, BMKG, TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, serta Masyarakat Peduli Api.

“Kalbar sendiri ya, Kalbar 28 hotspot. Yang terbanyak itu di Ketapang 16, kemudian di Melawi 11, dan 1 ada di Kubu Raya,” kata Raja Antoni.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) per pukul 23.59 WIB, Minggu (23/8/2026), 28 hotspot tersebut tersebar di tiga wilayah. Ketapang mencatat 16 titik, Melawi 11 titik, dan Kubu Raya satu titik.

Meski jumlah hotspot menurun, Raja Antoni menegaskan kondisi tersebut belum berarti persoalan karhutla dan asap telah selesai. Saat pengecekan di lapangan, tidak terlihat api di permukaan, tetapi asap masih muncul.

“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Karena ini memang daerah gambut ya. Pembakaran tidak sempurna, sehingga asapnya lebih banyak ketimbang di tanah mineral,” ujarnya.

Menurut Raja Antoni, kondisi lahan gambut membuat penanganan karhutla lebih kompleks. Api dapat membakar lapisan gambut di bawah permukaan sehingga tidak selalu terdeteksi sebagai hotspot, sementara asap tetap muncul.

Penurunan hotspot di Kalbar juga tidak lepas dari operasi gabungan di lapangan. Penanganan dilakukan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, hingga relawan dan masyarakat.

“Data lapangan sangat dinamis secara nasional, karena memang ini sangat sulit diprediksi,” katanya.

Pergerakan hotspot secara nasional juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya konsentrasi hotspot terbesar berada di wilayah Kalimantan, data per 23 Agustus malam menunjukkan jumlah tertinggi justru tercatat di Sumatera.

BacaJuga :

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak, yakni 127 titik. Disusul Riau sebanyak 54 titik dan Jambi 47 titik.

Kondisi tersebut membuat pemerintah terus melakukan pemantauan dan penanganan karhutla secara terpadu, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran tinggi. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kalimantan BaratKarhutlaKemenhut

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

BERITA LAINNYA

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved