JAVASATU.COM- Kontingen kickboxing Kota Malang meraih 18 medali dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing Jawa Timur 2026 di THR Mall Surabaya, 9-11 Oktober 2026. Raihan tersebut terdiri dari tujuh medali emas, enam perak, dan lima perunggu.

Tak hanya itu, atlet Kota Malang, Karina Arisandi Pamungkas, meraih penghargaan Atlet Terbaik Tatami Putri setelah menyabet dua medali emas dari dua nomor pertandingan berbeda.
Kejurprov bertajuk Surabaya Rising Champion (SRC) tersebut diikuti lebih dari 500 atlet dari 32 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Karina meraih emas pada nomor point fighting kelas -51 kilogram putri dan light contact kelas -55 kilogram putri. Keberhasilannya menjuarai kedua nomor tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Atlet Terbaik Tatami Putri.
Enam medali emas lainnya disumbangkan atlet Kota Malang. Atilla Nusa Marchello menjadi juara nomor kick light kelas -57 kilogram putra, sedangkan Geovany Bintang Armada Saragih meraih emas nomor kick light kelas -69 kilogram senior putra.
Dari kelompok usia muda, Hamza meraih emas nomor light contact kelas -51 kilogram older cadet putra. Azza Nadzira menjadi juara nomor light contact kelas -60 kilogram older cadet putri, sementara Muhammad Fathan Firdaus meraih emas nomor light contact kelas +47 kilogram younger cadet putra.
Selain tujuh medali emas, kontingen Kota Malang membawa pulang enam medali perak dan lima perunggu. Medali perak diraih dari sejumlah nomor kick light, point fighting, dan forms atau seni gerak. Adapun medali perunggu berasal dari nomor creative form team, low kick, point fighting, dan light contact.
Kepala Pelatih Kickboxing Kota Malang, Meta Andri Setiawan, mengatakan raihan tersebut menjadi hasil positif yang harus diikuti evaluasi dan peningkatan kualitas pembinaan atlet.
“Raihan 18 medali di Kejurprov Jatim 2026 menjadi hasil positif bagi kickboxing Kota Malang. Namun, kami tetap akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan, terutama dari sisi teknik, fisik, mental, dan pengalaman bertanding atlet. Persiapan juga akan kami arahkan untuk menghadapi Porprov Jawa Timur 2027,” ujar Meta, Sabtu (17/10/2026).
Hasil Kejurprov Jatim 2026 menjadi bahan evaluasi bagi Kickboxing Kota Malang dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Sejumlah nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari sosialisasi nomor Porprov sekaligus pemantauan atlet untuk kejuaraan nasional dan Pekan Olahraga Nasional (PON). (dop/arf)