JAVASATU.COM- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-16 dzurriyah Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Aswaja di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menjadi ajang mempererat silaturahmi keluarga besar pesantren, santri, wali santri, dan masyarakat. Kegiatan yang digelar di halaman pesantren pada Sabtu (24/10/2026) tersebut diikuti sekitar 700 santri.

Pengasuh Ponpes Bumi Aswaja, Irsyadul Ibad, mengatakan haul tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para pendahulu pesantren, tetapi juga memperkuat hubungan di antara keluarga besar pesantren.
“Sebanyak 700-an santri mengikuti haul ini. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, haul ini juga untuk memberikan contoh yang baik kepada para santri sebagai momentum untuk mendoakan para pendahulu yang telah berjasa dalam perjalanan Pondok Pesantren Bumi Aswaja,” ujar Irsyadul.
Menurutnya, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para santri agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dengan terselenggaranya haul ini, para santri bisa meneladani hal-hal yang baik dan menjadi umat Islam yang Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi dan haul tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Mahalul Qiyam, sambutan, mauidhoh hasanah, dan doa. Mauidhoh hasanah disampaikan KH M. Zainal Arifin dari Surabaya, dengan iringan penampilan grup rebana Mardlotillah dari Surabaya.
Rangkaian kegiatan telah dimulai pada Kamis (22/10/2026) melalui karnaval Hari Santri yang melibatkan santri, guru, dan wali santri.
Pada Jumat (23/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan tahfidzul Qur’an dan ziarah ke Pesarean Jambean di Lowayu, Wonokerto.
Ziarah tersebut diikuti santri, guru, dan wali santri. Pada hari yang sama, panitia juga menjadwalkan layanan pengobatan dari JRA (Jamaah Ruqyah Aswaja). (hoo/arf)






