JAVASATU.COM- Kampung Songkok Kemuteran, Kecamatan Gresik, mengenalkan proses pembuatan songkok kepada pelajar melalui program eduwisata budaya. Kegiatan ini mengajak peserta melihat langsung aktivitas perajin di rumah-rumah warga sekaligus mempelajari keterampilan yang telah diwariskan hingga tiga generasi.

Ketua Sentra Songkok Kemuteran Gresik, Nur Maulida Sakinah, mengatakan program tersebut bertujuan memperkenalkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perajin songkok kepada generasi muda.
Para pelajar tidak hanya mendapat penjelasan, tetapi juga berkeliling sentra produksi sebelum mengikuti kegiatan di Balai Serbaguna, Jalan KH Kholil, Kelurahan Kemuteran, Selasa (27/10/2026).
“Tujuannya agar anak-anak dan pelajar tahu bahwa di Kemuteran, khususnya kawasan Blandongan, ada UMKM yang bergerak di bidang songkok. Pengerjaannya dilakukan di rumah-rumah warga, sehingga mereka bisa melihat langsung proses pembuatannya,” kata Sakinah.
Dalam program tersebut, pengunjung dapat memilih tiga paket eduwisata, yakni basic package, standard package, dan luxury package. Paket dasar menawarkan tur pengenalan sentra perajin serta informasi mengenai proses pembuatan songkok.
Paket standar memberikan pengalaman tambahan berupa kegiatan melukis songkok berukuran kecil dengan mengikuti tutorial. Sementara itu, paket luxury mengajak peserta melukis songkok berukuran normal menggunakan tangan.
Menurut Sakinah, program ini menjadi salah satu cara mengenalkan keterampilan perajin Kemuteran kepada generasi muda. Kerajinan songkok di kawasan tersebut telah diwariskan hingga tiga generasi dan masih dikerjakan di rumah-rumah warga.
Ia berharap eduwisata tersebut menarik lebih banyak kunjungan dari sekolah dan masyarakat, sekaligus memperluas pengenalan Kampung Songkok Kemuteran ke luar daerah.
“Harapannya semua orang tahu proses pembuatan songkok dan lokasinya. Anak-anak juga bisa mengenal sejarahnya. Kami ingin songkok Kemuteran semakin dikenal di seluruh Indonesia, bahkan sampai mancanegara,” ucapnya. (bas/arf)






