Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Unitomo Kembangkan KarirPedia Berbasis AI untuk Jembatani Lulusan dan Industri

Javasatu by Javasatu
1 November 2026

JAVASATU.COM- Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya mengembangkan KarirPedia, platform berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menghubungkan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Foto: Ist

Pengembangan platform tersebut didukung pendanaan melalui skema Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan.

Memasuki tahun kedua penelitian, tim peneliti Unitomo menggelar Focus Group Discussion (FGD) I bertema “Validasi Teknis dan Pengujian Prototipe AI Career Development Center (AI-CDC)” di Ruang Soemantri, Gedung A, Unitomo, Surabaya, pada 30–31 Oktober 2026.

Penelitian tersebut dipimpin Dr. Meithiana Indrasari, S.T., S.M., M.M., dengan judul “Integrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan AI-Based Career Readiness Model dalam Optimalisasi Sebaran Lulusan Perguruan Tinggi pada Dunia Usaha dan Dunia Industri”.

ADVERTISEMENT

KarirPedia dirancang bukan hanya sebagai portal informasi lowongan kerja. Platform ini juga dilengkapi sejumlah fitur untuk membantu mahasiswa dan lulusan mengukur kesiapan karier, mulai dari analisis CV, simulasi wawancara berbasis AI, pemetaan kesenjangan keterampilan (skill gap), hingga rekomendasi kecocokan pekerjaan (job matching).

Ketua tim peneliti, Meithiana Indrasari, mengatakan KarirPedia dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mahasiswa, perguruan tinggi, dan dunia industri yang saling berkaitan.

“Orientasi penelitian kami adalah menghadirkan sistem yang dapat dimanfaatkan secara nyata. Lulusan perlu mengetahui kesiapan dirinya, perguruan tinggi membutuhkan informasi tentang kesenjangan kompetensi, sementara dunia industri memerlukan calon tenaga kerja dengan keterampilan yang relevan,” jelas Meithiana.

Menurutnya, hasil asesmen KarirPedia nantinya tidak hanya dapat dimanfaatkan pencari kerja. Data tersebut juga berpotensi menjadi bahan evaluasi perguruan tinggi dalam memperkuat kurikulum, layanan pusat karier, program pelatihan, serta kerja sama dengan industri.

Lima Narasumber Beri Masukan Pengembangan KarirPedia

Untuk mematangkan pengembangan prototipe, FGD menghadirkan lima narasumber dari bidang ekonomi koperasi, penjaminan mutu pendidikan tinggi, hukum, pengembangan talenta digital, dan komunikasi digital.

Muhaimin Nur Rizqi, S.E., Manager Koperasi Desa Merah Putih Blongsong, Kecamatan Baureno, menyampaikan perspektif mengenai kebutuhan kompetensi dan peluang kerja dalam pengembangan ekonomi desa. Masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan agar KarirPedia juga memperhatikan peluang kerja di sektor koperasi dan ekonomi lokal, tidak hanya kebutuhan perusahaan besar.

Dari aspek penjaminan mutu pendidikan tinggi, Dr. Muh Barid Nizarudin Wajdi, M.A., Ketua LPM STAI Miftahul Ula, menekankan bahwa kesiapan kerja tidak cukup diukur dari indeks prestasi kumulatif (IPK) atau satu skor analisis AI.

Penilaian, menurutnya, perlu mencakup kompetensi teknis, portofolio, pengalaman magang dan proyek, kemampuan komunikasi, kerja sama, adaptasi, serta sikap dan etika kerja.

Ia juga merekomendasikan agar hasil penilaian ditampilkan berdasarkan masing-masing indikator, dapat dijelaskan kepada pengguna, melibatkan dosen atau konselor karier, serta divalidasi menggunakan data tracer study alumni.

Sementara itu, Dr. Yovan Iristian, S.H., M.H., Perancang Peraturan Perundang-undangan dari Kementerian Hukum RI, menyoroti aspek hukum dan keamanan data dalam pengembangan platform.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, kejelasan dasar pemrosesan data, keamanan sistem, transparansi algoritma, serta pencegahan bias dan diskriminasi dalam rekomendasi karier.

Yovan juga merekomendasikan penyusunan prosedur pengelolaan dan akses data, pengujian keamanan, evaluasi keadilan algoritma, serta audit berkala sebelum sistem diterapkan secara lebih luas.

Masukan mengenai pengembangan kompetensi digital disampaikan Bagus Winarko, S.Kom., M.T., Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Surabaya, Kementerian Komunikasi dan Digital.

Ia memberikan perspektif mengenai kebutuhan kompetensi digital dan AI di tengah perubahan dunia kerja. Pemetaan kesenjangan keterampilan melalui KarirPedia diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan rekomendasi peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) sesuai kebutuhan pengguna dan perkembangan industri.

Adapun dari aspek komunikasi digital, Dr. Anam Miftakhul Huda, S.I.Kom., M.I.Kom., Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya, menyoroti pentingnya pengalaman pengguna (user experience).

Menurutnya, KarirPedia perlu memiliki tampilan yang mudah digunakan, informasi yang jelas dan konsisten, serta rekomendasi yang dapat diverifikasi. Transparansi penggunaan AI dan dukungan tenaga manusia ketika pengguna membutuhkan penjelasan juga perlu diperhatikan.

Pengujian dan evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar platform mudah dipahami dan dapat dimanfaatkan mahasiswa maupun lulusan.

Melalui penelitian RIIM BRIN-LPDP ini, tim Unitomo mengembangkan KarirPedia sebagai sistem pendukung kesiapan karier lulusan, pemetaan kesenjangan kompetensi, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan kebutuhan dunia usaha dan industri. (arf/arf)

Tags: AIindustriJawa TimurKarirpendidikanTenaga KerjaUnitomo Surabaya
Previous Post

MUI Gresik Jadi Rujukan Nasional, Kembangkan Dakwah hingga Pemberdayaan Umat

Related Posts

Wujudkan Semangat Ngalam Hebak, Mahasiswa Unikama Dalami Seni Topeng Malang
Pendidikan

Wujudkan Semangat Ngalam Hebak, Mahasiswa Unikama Dalami Seni Topeng Malang

31 Oktober 2026
Sumpah Pemuda, SMP Al-Karimi Gresik Lantik Pengurus OSIS
Pendidikan

Sumpah Pemuda, SMP Al-Karimi Gresik Lantik Pengurus OSIS

29 Oktober 2026
Belajar dari Ashabul Kahfi, Prof Ahmad Barizi Ajak Pemuda Berani Melawan Arus dan Menjaga Idealisme Kebangsaan
Pendidikan

Belajar dari Ashabul Kahfi, Prof Ahmad Barizi Ajak Pemuda Berani Melawan Arus dan Menjaga Idealisme Kebangsaan

28 Oktober 2026
Pemkot Kediri Dorong Siswa Jago Bahasa Inggris Tanpa Lupakan Bahasa Jawa
Pendidikan

Pemkot Kediri Dorong Siswa Jago Bahasa Inggris Tanpa Lupakan Bahasa Jawa

27 Oktober 2026
Limbah Kulit Bawang Merah Disulap Jadi Kertas oleh Mahasiswa UB
Pendidikan

Limbah Kulit Bawang Merah Disulap Jadi Kertas oleh Mahasiswa UB

26 Oktober 2026
Plafon SDN 1 Ardimulyo Singosari Ambrol, DPRD Kabupaten Malang Kawal Perbaikan
Pendidikan

Plafon SDN 1 Ardimulyo Singosari Ambrol, DPRD Kabupaten Malang Kawal Perbaikan

25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com