JAVASATU.COM- SMP Ma’arif Al-Karimi, Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, melantik pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026-2027 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan digelar di halaman gedung barat Yayasan Pondok Pesantren Al-Karimi Tebuwung dan diikuti siswa, guru, serta staf sekolah.

Kepala SMP Ma’arif Al-Karimi, Sholahiyah, M.Pd., memimpin pelantikan melalui pengucapan sumpah janji dan penandatanganan.
Ia mengingatkan siswa agar menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai pedoman untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan membangun kepemimpinan yang bertanggung jawab.
“Sumpah Pemuda bukan sekadar teks yang dibaca di hari peringatan. Ia adalah janji. Janji untuk tidak membiarkan perbedaan menjadi jurang. Di sekolah ini, kita adalah satu keluarga. Berbeda kelas, berbeda latar belakang, namun satu tujuan; menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berguna bagi agama serta bangsa,” ujar Sholahiyah.
Ia menegaskan, pengurus OSIS yang baru dilantik harus memahami jabatan sebagai amanah untuk melayani, bukan sekadar kedudukan di lingkungan sekolah. Pengurus juga diminta menjadi penghubung antarsiswa dan menjaga kerukunan.
“Selamat dan sukses. Langkah ini bukan sekadar gelar, bukan pula sekadar seragam. Ini adalah amanah dan tanggung jawab: jadilah pemimpin yang mengabdi, bukan yang dilayani. Pemimpin yang baik adalah yang hadir saat temannya membutuhkan, bukan yang hanya terlihat saat ada kegiatan. Jadilah jembatan yang menyatukan, bukan tembok yang memisahkan,” katanya.
Sholahiyah berharap pengurus OSIS periode 2026-2027 dapat menyusun program yang kreatif, positif, dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah. Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan serta kerja sama antaranggota dalam menjalankan program organisasi.
Selain itu, ia meminta para siswa menerapkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam keseharian, termasuk saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga nama baik sekolah.
“Jadilah pemuda yang tidak hanya pintar otaknya, tetapi juga lurus hatinya. Jadilah pemuda yang menghargai perbedaan. Karena dari perbedaan itulah kekuatan kita lahir. Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tercermin dalam sikap kalian sehari-hari, saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga nama baik sekolah, keluarga, serta almamater tercinta,” tuturnya. (hoo/arf)






