JAVASATU.COM- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang menyoroti ketidaksesuaian data kondisi bangunan sekolah dengan fakta di lapangan.
Sejumlah sekolah dilaporkan memiliki kondisi bangunan baik dalam sistem pendataan, tetapi ditemukan mengalami kerusakan saat dilakukan peninjauan langsung.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, A.P., M.Si., meminta seluruh sekolah melakukan pendataan sarana dan prasarana secara objektif sesuai kondisi sebenarnya. Keakuratan data diperlukan agar kebijakan perbaikan dan rehabilitasi gedung sekolah dapat tepat sasaran.
Bagus mengungkapkan, dalam beberapa kasus terdapat sekolah yang melaporkan kondisi bangunannya baik melalui sistem pelaporan resmi. Namun, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan adanya kerusakan yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar-mengajar.
Salah satu temuan tersebut berada di SDN Ardimulyo Singosari. Kondisi bangunan sekolah itu mengalami sejumlah kerusakan, mulai dari genteng melorot, kayu lapuk, hingga kebocoran.
“Data yang dilaporkan harus mencerminkan kondisi riil di lapangan. Jangan sampai di sistem tertulis kondisinya baik, tetapi kenyataannya ada atap yang bocor atau struktur yang lapuk,” tegas Bagus, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, ketidaksesuaian data tersebut perlu menjadi perhatian karena laporan kondisi fisik bangunan menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan perbaikan maupun rehabilitasi sekolah. Data juga harus mencakup bangunan yang telah selesai diperbaiki maupun sekolah yang masuk dalam daftar rencana perbaikan.
Untuk mencegah kesalahan pendataan, Disdik Kabupaten Malang mendorong penguatan koordinasi antara kepala sekolah, operator sekolah, dan pengawas. Ketiga unsur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memastikan validitas serta keakuratan data kondisi bangunan.
Disdik juga meminta pihak sekolah lebih cermat dan responsif dalam melaporkan setiap kerusakan sarana dan prasarana. Pelaporan yang sesuai fakta diperlukan agar kerusakan dapat segera diidentifikasi dan diprioritaskan dalam penanganan.
Keakuratan data kondisi bangunan sekolah menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelayakan lingkungan belajar bagi siswa. (agb/arf)






