JAVASATU.COM- Film drama komedi bernuansa Jawa Piye To Kih? menggelar roadshow di Kota Malang sebagai bagian dari rangkaian promosi di 17 kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemain, di antaranya Dara Sarasvati, Heri Chandra, Devina Aureel, Eko Dunung, Faisal Agung, dan Yono Bakrie.

Pemutaran film yang berlangsung di salah satu bioskop di Kota Malang itu disambut antusias penonton. Seusai pemutaran, para pemain menyapa penonton, berbagi cerita tentang proses produksi, hingga melayani permintaan foto bersama.
Dalam sesi temu media, Heri Chandra yang memerankan tokoh Mukidi menceritakan pengalamannya terlibat dalam produksi film layar lebar. Ia mengaku harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang berbeda dibandingkan saat membuat konten komedi di YouTube.
Menurut Heri, produksi film melibatkan kru dalam jumlah jauh lebih besar sehingga membutuhkan kemampuan membangun komunikasi dengan banyak orang.
“Kaget, kalau di YouTube krunya hanya 3-5, kalau film bisa ratusan. Ya kitanya membaur, ajak ngobrol, sok kenal lah biar relax,” kelakarnya, Rabu (4/11/2026).
Sementara itu, Dara Sarasvati mengaku mendapat tantangan tersendiri saat memerankan karakter Sukma. Dalam film keduanya tersebut, ia harus memerankan sosok entitas dari alam berbeda, bukan manusia biasa.
Dara mengatakan, tantangan terbesar terletak pada penguasaan gerak tubuh dan ekspresi untuk menggambarkan karakter tersebut. Ia bahkan menjalani latihan selama tiga bulan bersama tim pelatih akting.
“Secara karakter sama sih dengan sebelumnya. Bedanya kalau dulu itu memerankan orang, sekarang entitas. Pasti ada tantangan dalam tata gerak manusia dan hantu. Itu yang jadi tantangan paling besar sejauh ini. Butuh tiga bulan latihan bersama tim coach dan memperbanyak referensi supaya visualisasi karakternya tersampaikan dengan baik,” ujar Dara.
Sutradara Libatkan Woko Channel
Sutradara Piye To Kih?, Ito Mavin, mengatakan keterlibatan Woko Channel menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan persembahan bagi para penggemarnya. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah memperluas jangkauan Woko Channel ke industri perfilman nasional.
Ito menjelaskan, pihaknya sebelumnya menggelar Home Premiere di Kediri sebagai bagian dari pengenalan film kepada penggemar Woko Channel.
“Kita mengajak Woko Channel untuk terlibat dalam film ini sebagai hadiah istimewa untuk para fansnya. Kita adakan Home Premiere di Kediri sebagai awal untuk Woko Channel ke industri yang lebih luas. Pintu masuk yang tepat untuk memaparkan ide premis supaya pesan dari film ini sampai,” paparnya.
Pengalaman baru juga dirasakan Gabriella Desta yang terlibat dalam film tersebut. Ia mengaku senang bisa bekerja bersama para pemain lain, termasuk Woko Channel dan Dara Sarasvati.
“Di sini aku ketemu sama keluarga baru. Woko dan Dara juga. Dari judulnya ada ke Jawa-Jawa-nya, jadi ya seru dan menantang,” ungkapnya.

Malang Masuk Rangkaian Roadshow 17 Kota
Roadshow Piye To Kih? merupakan bagian dari promosi film yang menyambangi 17 kota di Indonesia. Kota-kota tersebut meliputi Semarang, Yogyakarta, Magelang, Solo, Sragen, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar, dan Tulungagung.
Rangkaian roadshow tersebut digelar menjelang penayangan serentak film Piye To Kih? di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.
Angkat Kisah Cinta Beda Alam
Film Piye To Kih? mengangkat kisah Mukidi, seorang pria yang berusaha membuktikan dirinya layak untuk menikah. Namun, berbagai persoalan justru membuat kehidupannya berantakan.
Di tengah masalah tersebut, Mukidi bertemu dengan Sukma, perempuan misterius yang berasal dari alam berbeda. Hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta yang rumit karena perbedaan dunia dan keyakinan.
Film ini memadukan drama, komedi, dan unsur supranatural. Selain kisah cinta Mukidi dan Sukma, cerita juga menyentuh persoalan persahabatan, keluarga, kehilangan, kejujuran, hingga perjalanan seseorang dalam memperbaiki diri.
Karakter Gendut dan Penyok turut mewarnai jalan cerita. Keduanya menghadirkan unsur komedi sekaligus menggambarkan dinamika persahabatan dalam kehidupan Mukidi.
Ungkapan “Udah beda alam, beda agama pula… piye to kih?” menjadi gambaran konflik utama yang dihadapi para karakter dalam film tersebut.
Heri Chandra memerankan Mukidi, sedangkan Dara Sarasvati berperan sebagai Sukma. Keduanya didukung Sutrisno Agung sebagai Gendut, Eko Dunung sebagai Penyok, dan Gabriella Desta sebagai Bunga.
Sejumlah pemain lain yang terlibat yakni Wiyono, Rizka Oktavia, TJ Ruth, Ibnu Gundul, Marwoto, Ivonne Dahler, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, dan Yono Bakrie.
Diperkuat Empat Lagu Original Soundtrack
Selain cerita dan jajaran pemain, film Piye To Kih? juga menghadirkan empat lagu original soundtrack (OST) yang diciptakan oleh Lek Dahlan.
Keempat lagu tersebut berjudul Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?. Lagu-lagu itu menjadi bagian dari pengiring cerita untuk memperkuat suasana dan emosi dalam film.
Film drama komedi bernuansa Jawa Piye To Kih? dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 November 2026. (dop/arf)






