Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ekskavasi Kedua, Benda Bersejarah Ditemukan di Situs Srigading Lawang Malang

Agung Baskoro by Agung Baskoro
25 Februari 2022
0

JAVASATU.COM-MALANG- Dua benda bersejarah ditemukan oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur pada saat ekskavasi tahap kedua situs Srigading yang ada di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Proses ekskavasi tahap kedua dilakukan sejak 21-26 Februari 2022 besok.

(Foto: Istimewa)

Dua benda bersejarah itu berbahan Batu andesit, disinyalir kuat sebagai Batu Lingga dan Arca Agastya.

Arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan penemuan dua benda bersejarah itu ditemukan pada hari Selasa (22/2/2022) lalu. Dua benda itu ditemukan pada titik yang berbeda-beda.

“Saat ditemukan batu diduga Arca Agastya berada di sisi selatan candi dengan kondisi bagian tubuh dan kepala terpisah” kata Wicaksono, Kamis (24/2/2022).

Sementara Batu Lingga ditemukan di bagian sisi tengah. Situs yang disinyalir sebagai candi itu ada di kedalaman 60 centimeter, berada pada sisi timur yoni berjarak 30 centimeter.

“Yoni itu sudah tampak sebelum poses ekskavasi dilakukan” terangnya.

Ia mengatakan Batu Lingga yang ditemukan dalam kondisi masih utuh. Pada bagian bawah terlihat berbentuk persegi berukuran 24 x 24 centimeter.

“Ukuran itu cocok dengan Yoni yang berukuran 25 x 25 centimeter. Penemuan dua benda itu, sekaligus dengan letaknya, kami bisa menarik kesimpulan yakni candi itu beraliran Siwaistis” bebernya.

Ia menjelaskan selama proses ekskavasi, BPCB meyakini, benda bersejarah yang ditemukan itu masih berkaitan dengan prasasti Linggasuntan pada abad kesepuluh.

Kata dia, dari segi bahan, benda itu hampir sama dengan Situs Pendem, Kota Batu yang dikaitkan dengan prasasti Sangkuran tahun 928 Masehi.

“Prasasti Linggasuntang tahun 929 masehi. Satu tahun setelah prasasti Sangkuran,” urainya.

Ia menambahkan, temuan arca-arca itu, akan disimpan di museum Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“Khusus temuan Arca Agastya akan dibawa ke Kantor BPCB Jawa Timur terlebih dahulu, untuk proses restorasi bagian-bagian yang rusak” tegasnya.

Mekanisme restorasi itu nanti, lanjutnya disambungkan dengan lem batu. Kemudian dicocokkan sambungannya. Ia berharap dalam proses ekskavasi tahap kedua yang sedianya akan berakhir pada Sabtu (26/2/2022) nanti, pihaknya akan menemukan temuan lain.

“Termasuk tangga masuk yang seharusnya berada pada sisi timur” harapnya.

Ia menjelaskan gaya candi yang berada di Situs Srigading itu, sama seperti gaya candi Prambanan, yang tangga masuknya berada pada relung timur.

“Kemudian relung Utara Arca Durga, relung Barat Arca Ganesha, dan relung Selatan Arca Agastya” rincinya.

Wicaksono mengungkapkan keterangan warga sekitar, yaitu dulu pernah terlihat Arca berbentuk wanita bertangan banyak dan kepalanya hilang. Arca itulah yang diduga sebagai Arca Durga.

“Ada juga keterangan dari warga lainnya bahwa pernah terlihat Arca Nandi, tetapi arca-arca yang pernah terlihat itu, kini telah hilang” kata Wicaksono.

Menurutnya, proses ekskavasi tahap pertama yang dilakukan sejak tanggal 7 hingga 12 Februari lalu.

“Kami telah berhasil menemukan profil kaki candi yang berukuran 8 x 8 meter persegi, dengan pondasi berukuran 10 x 10 meter persegi” tukasnya.

Baca Lainnya: Indra Kenz Terlapor Robot Trading Binary Option Binomo Penuhi Panggilan Polisi

Sementara, pada ekskavasi tahap kedua kali ini BPCB memulai ekskavasi dengan membuka sisi selatan, kemudian bergerak ke sisi timur dan berakhir di sisi utara hingga 26 Februari besok. (Agb/Nuh)

Tags: ArkeologBPCB Jawa TimurKecamatan LawangSitusSrigading
Previous Post

HIMPERRA Jatim dan DPMPTSP Samakan Presepsi untuk Bangun Gresik

Next Post

Minyak Goreng Murah untuk 1.200 Warga Kedamean

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post
Minyak Goreng Murah untuk 1.200 Warga Kedamean

Minyak Goreng Murah untuk 1.200 Warga Kedamean

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Siapkan Roadshow ke Jember
  • Kapolres Malang Ajak HMI Jadi Jembatan Aspirasi Warga
  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com