Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Langganan Banjir Hingga 80cm, Warga Bandungrejosari Sambat Ke Pemkot Malang

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
13 Juli 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Dalam lima tahun terakhir, kawasan pemukiman di RT 1 RW 13 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang banjir saat musim hujan. Tak tanggung-tanggung, kedalaman banjir mencapai 60 hingga 80 cm hingga masuk rumah warga. 

Dari keluhan tersebut, pemerintah Kota Malang turun langsung ke lokasi pada Rabu (13/7/2022) pagi untuk melakukan pengerukan sedimen yang menjadi penyebab melubernya air hujan dari irigasi ke rumah warga. 

Saluran irigasi yang masih dalam proses pengerukan. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Kegiatan kunjungan wakil walikota ini disambut antusias warga setempat yang selama ini berharap ada upaya dari pemerintah untuk memberikan solusi terkait hal tersebut. 

Dalam pengerukan yang dilakukan, sedimen setebal 50 cm diangkat dari saluran irigasi. Selain itu, irigasi tersebut juga dilebarkan.

ADVERTISEMENT
Alat berat sedang melakukan pengerukan. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

 Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menegaskan bahwa secara jangka pendek hal ini efektif dilakukan. Namun dalam rencana jangka panjang, pemerintah kota Malang sedang berupaya mengerjakan drainase yang terintegrasi. 

Edi juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa pentingnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya karena salah satu faktor penyebab banjir adalah banyaknya sampah yang menyumbat saluran irigasi tersebut. 

“Pernah ada kasur dibuang ke sungai. Jangan buang sampah sembarangan lha. Kalo di kampung kan ada kerja bakti.” ujar Wakil Walikota Malang. 

Wakil Walikota Malang himbau masyarakat tidak buang sampah sembarangan. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Di kota Malang sendiri, Pemkot Malang memantau ada 26 titik banjir. Walaupun pemkot telah melakukan upaya-upaya jangka pendek namun selalu muncul titik-titik banjir baru di kawasan lain. 

Untuk itu, dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini, Pemkot berencana mengajukan satu alat keruk ukuran mini agar bisa mengatasi saluran-saluran sempit yang menjadi penyebab banjir. 

Rahayu Wilujeng, salah satu warga menanggapi kegiatan pengerukan tersebut. Ia mengaku senang karena saluran irigasi akan kembali normal. 

Warga RT 1 RW 13 Bandungrejosari mengapresiasi pengerukan yang dilakukan. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

“Banjirnya sampai seperut, sudah satu tahun lebih, harusnya kebersihan juga dijaga, di sana banyak kayu-kayu nyangsang. Alhamdulillah sekarang ada pengerukan” jelasnya. 

Sementara itu, warga lain menduga, faktor lain penyebab banjir di kawasan ini adalah mulai penuhnya pemukiman tanpa diimbangi dengan drainase yang terencana. 

“Kayak sekarang was was, harus dilihat terus soalnya sebelumnya tidak pernah banjir, ini mungkin karena mulai banyak bangunan” keluh Sari. 

Dengan adanya pengerukan ini, warga merasa lega karena tidak lagi terbayangi dengan banjir yang bisa menghambat aktivitas sehari-hari. (Jks) 

Tags: Aktivis Lingkungan Hidupberitaberita videojavastream berita
Previous Post

Suntikan Motivasi Sekda Gresik di Lomba Tingkat III Regu Penggalang Pramuka

Next Post

Panen Raya Perdana KTN Turen Bakal Jadi Upaya Deradikalisasi

Related Posts

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
MCC Disebut Bukan Beban APBD, Praktisi: Investasi Ekosistem Kreatif Kota Malang 
Berita

MCC Disebut Bukan Beban APBD, Praktisi: Investasi Ekosistem Kreatif Kota Malang 

26 April 2026
MS Glow For Men Malang Half Marathon Bakal Jadi Agenda Tahunan
Kota Malang

MS Glow For Men Malang Half Marathon Bakal Jadi Agenda Tahunan

26 April 2026
Next Post
Panen Raya Perdana KTN Turen Bakal Jadi Upaya Deradikalisasi

Panen Raya Perdana KTN Turen Bakal Jadi Upaya Deradikalisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com