email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Identifikasi Terus Dilakukan Terkait Korban Tewas Akibat Tragedi Kanjuruhan

by Syaiful Arif
2 Oktober 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut korban meninggal akibat tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang menjadi 130 korban. Selain itu ada 186 korban luka. Hingga pukul 11.00 WIB, proses identifikasi masih terus dilakukan.

Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)

Saat menyampaikan keterangan pers di Mapolres Malang, Khofifah menjelaskan ada sebanyak 18 korban meninggal yang belum teridentifikasi dan dikirim ke Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang.

Menurutnya, masih cukup banyak korban yang sedang dalam proses identifikasi. Hingga kini, kata dia, seluruh pihak sedang bekerja keras dan saling berkoordinasi melakukan penanganan.

Data yang didapat dari Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang, sudah ada 18 orang korban tewas yang teridentifikasi. Pihak rumah sakit masih akan menerima korban meninggal yang belum teridentifikasi.

“Tadi yang sudah 18 orang di Rumah Sakit Syaiful Anwar. Tapi Pak Dirut (RSAA) menyebutkan rencananya masih ada pengiriman lagi korban yang belum teridentifikasi. InsyaAllah kami semua bekerja keras berkoordinasi dengan seluruh stakeholder,” ujarnya dikutip dari detik.com, Minggu (10/9/2022).

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo mengatakan masih ada 37 jenazah suporter Aremania dari data sebelumnya disebut 125 orang belum teridentifikasi.

“Yang banyak remaja maupun dewasa,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo ditemui di RS Wava Husada Jalan Panglima Sudirman, Kepanjen, Kabupaten Malang sebelum pernyataan Khofifah.

BacaJuga :

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

Selain mayoritas korban remaja dan orang dewasa, kata Wiyanto, ada korban meninggal anak-anak. Termasuk asal Blitar. “Anak-anak ada, satu keluarga ada. Mereka asal Blitar,” kata Wiyanto.

Wiyanto mengungkapkan, banyaknya korban jiwa disebabkan situasi panik karena chaos hingga ada yang terinjak-injak. Namun secara medis penyebab kematian diduga karena sesak nafas.

“Situasi panik karena chaos dan terinjak-injak. Kalau secara medis karena sesak nafas. Untuk kondisi tubuh, ada yang luka-luka, patah tulang ada,” ujarnya. (Eky-Nusadaily.com)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Tragedi AremaTragedi Kanjuruhan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved