Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Melihat Sinyal Reshuffle dari Jokowi, NasDem Yakin Menterinya Aman

Javasatu by Javasatu
6 September 2023
0

JAVASATU.COM-JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal bakal melakukan reshuffle kabinet dalam rentang waktu yang tak lama lagi.

Anies Baswedan (kiri), Surya Paloh (kanan). (Foto: Istimewa)

Apakah hal itu dilakukan berjalin kelindan dengan Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024, itulah pertanyaannya.

“Rencana selalu ada, pelaksanaan nanti diputuskan,” kata Jokowi ketika menjawab pertanyaan wartawan soal rencana reshuffle, Kamis (13/10/2022).

Beberapa organisasi relawan Jokowi telah mendesak Jokowi untuk mencopot tiga orang menteri asal Partai NasDem.

Mereka tidak terima dengan keputusan partai besutan Surya Paloh itu mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies sebagai capres.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga ikut mendukung rencana Jokowi melakukan reshuffle. Menurutnya, Jokowi butuh menteri yang loyal, solid dan bekerja menyelesaikan masalah rakyat.

Hasto menuding deklarasi itu sebagai sinyal NasDem yang ingin agar Jokowi lekas diganti sebagai Presiden. Ia bahkan menyebut NasDem telah keluar dari partai koalisi pemerintah.

Merespons hal itu, Nasdem mempertanyakan sikap Hasto yang tampak keras mengkritisi deklarasi Anies tapi diam kala Prabowo Subianto dideklarasikan Partai Gerindra sebagai capres.

“Itu klaim tak berdasar namanya. Koalisi itu didasarkan pada apa sih? Pada pencapresan seseorang? Gerindra kenapa tidak disebut lepas juga jika begitu,” kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, Minggu (9/10/2022).

Seperti diketahui, saat ini, ada tiga kader NasDem di Kabinet Indonesia Maju.

Ketiganya masing-masing Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Peringatan untuk Paloh

Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi berpendapat NasDem bisa saja terkena reshuffle oleh Jokowi karena terlalu bersemangat mendeklarasikan Anies sebagai capres.

“Kalau NasDem dianggap sebagai partai yang dianggap bisa mengganggu jalannya pemerintahan, apalagi euforia Anies itu bisa mengganggu jalannya pemerintahan, karena NasDem terlalu euforia, ya bisa saja (reshuffle),” kata Asrinaldi saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Namun, jika memang terkena reshuffle, menurutnya, tak mungkin semua menteri dari partai tersebut didepak. Ia berpendapat reshuffle hanya untuk memberi peringatan bagi partai besutan Surya Paloh itu.

“Untuk memberikan peringatan bahwa NasDem ini tidak lagi loyal, tidak lagi menjadi pendukung militan Jokowi,” katanya.

Namun ia menilai Jokowi tidak akan reaktif dan mengganti menteri asal NasDem dalam waktu dekat. Menurutnya, Jokowi akan menunggu momentum jika benar-benar melakukan reshuffle. Alasan evaluasi kinerja menteri, bisa jadi dipakai untuk mendepak menteri dari NasDem.

“Kalau tidak ada alasan khusus, akan teriak juga, akan heboh juga NasDem. Pak Jokowi tidak sekadar langsung reaktif gitu, dia mempelajari 3 Sampai 6 bulan. Tapi alasan sebenarnya orang bakal lupa, karena euforia Anies di NasDem,” katanya.

Masalah di Koalisi

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai pernyataan Jokowi soal reshuffle menandai adanya ketegangan di internal koalisi pemerintah.

“Terlebih Presiden juga tidak lama sebelum ini bertemu dengan Megawati, bagaimanapun Jokowi perlu menimbang kepentingan politik di kabinetnya,” katanya.

Menurutnya, yang menjadi persoalan bukan langkah NasDem mendeklarasikan calon presiden, melainkan sosok Anies yang dideklarasikan.

Ia berpendapat partai koalisi pemerintah seolah khawatir jika Anies ikut Pemilihan Presiden 2024. Selain berpeluang menang, Anies dianggap dapat menjadi ancaman bagi kebijakan Jokowi ke depan.

“Sekarang, karena Anies menjadi jauh lebih populer usai dideklarasikan NasDem, bukan tidak mungkin partai penyokong pemerintah dilanda kekhawatiran, dan untuk menekan manuver NasDem, bisa saja usulan reshuffle itu muncul,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai mengganti menteri dari NasDem adalah pilihan sulit bagi Jokowi. Selain kontribusi yang cukup besar, Surya Paloh dinilai memiliki pengaruh di kabinet. Namun pilihan itu bisa saja diambil jika ada tekanan.

“Tetapi, siapa Jokowi tanpa Megawati dan PDIP. Artinya pilihan sulit itu menjadi mudah jika tekanan datang dari partainya sendiri,” ujarnya.

“Meskipun, sekali lagi reputasi Jokowi dipertaruhkan, apakah ia akan memimpin kabinet dengan penuh ambisi politik atau demi kelangsungan pembangunan,” demikian Dedi.

NasDem Tak Yakin

Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi meyakini menteri-menteri yang berasal dari Partai NasDem tak akan terkena perombakan alias reshuffle oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya kok meyakini bahwa Jokowi tak akan reshuffle dari NasDem,” kata Gus Choi kepada Nusadaily.com.

Gus Choi mengatakan keputusan soal reshuffle kabinet memang merupakan hak prerogatif Jokowi.

Namun, dia mengatakan hubungan antara Jokowi dan Ketum NasDem Surya Paloh sudah terjalin lama dan baik. Karena itu, ia optimistis Jokowi tak merombak menteri dari NasDem.

“Karena hubungan begitu baik selama ini. Ada sedikit mungkin perbedaan, wajar,” kata dia. (Han-Nusadaily.com)

Tags: Anies BaswedanCapres 2024Partai NasdemReshuffleSurya paloh
Previous Post

Beri Suntikan Moral, Bu Min Sambangi Perwakilan Gresik di MTQ Nasional Ke-29

Next Post

Tekan Laka Lantas, Satlantas Polres Gresik Bagikan Helm SNI

Related Posts

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029
Politik

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

4 Oktober 2026
NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029
Politik

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

4 Oktober 2026
Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?
Politik

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

2 Oktober 2026
NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi
Politik

NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi

28 September 2026
NasDem Kota Malang Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Tingkat Bawah
Politik

NasDem Kota Malang Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Tingkat Bawah

9 Agustus 2026
Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat
Politik

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

23 Juli 2026
Next Post

Tekan Laka Lantas, Satlantas Polres Gresik Bagikan Helm SNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com