Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

35 Tahun Riset Peternakan, Guru Besar UGM Prof Ali Agus Jadi Tenaga Ahli Mentan

Syaiful Arif by Syaiful Arif
4 Juni 2025

JAVASATU.COM- Selama lebih dari tiga dekade, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, IPU, ASEAN Eng., konsisten menekuni riset dan inovasi peternakan. Kini, buah dari pengabdiannya di dunia akademik dan laboratorium itu membawanya ke lingkaran inti pembuat kebijakan nasional: sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan.

Prof. Ali Agus (kiri), sosok akademisi yang kini memimpin formulasi peta jalan pembangunan peternakan Indonesia 10 tahun ke depan. (Foto: Ist)

“Saya mulai mengajar sejak 1990. Selama 35 tahun, saya fokus pada teknologi nutrisi dan pakan, karena pakan menyumbang 60–70% biaya peternakan,” ungkap Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada itu, Selasa (3/6/2025), di Jakarta.

Kementerian Pertanian saat ini tengah menyusun roadmap swasembada protein hewani 2025–2035. Sebuah dokumen strategis yang tak lepas dari tangan dingin Prof. Ali Agus, yang juga menjadi arsitek di balik banyak terobosan bidang peternakan, mulai dari teknologi pakan, pengembangan genetik sapi unggul, hingga sistem distribusi hasil ternak.

Salah satu inovasinya yang menonjol adalah Fermented Complete Feed (FCF), yakni pakan fermentasi lengkap yang menggabungkan hijauan, konsentrat, vitamin, dan mineral dalam satu paket. Inovasi ini terbukti menyelamatkan peternak saat krisis pakan melanda akibat kemarau panjang atau wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

ADVERTISEMENT

Prof. Ali juga menggagas pengembangan sapi unggul “Gama” (Gagah dan Macho), hasil persilangan antara Sapi Brahman betina dan Belgian Blue jantan. Tak hanya itu, ia menciptakan imunobooster berbasis pakan untuk meningkatkan daya tahan ternak.

Rekam jejaknya menjangkau lebih dari dunia akademik. Mantan Dekan Fakultas Peternakan UGM ini juga menjabat Komisaris Utama PT Widodo Makmur Perkasa dan Komisaris Holding BUMN Pangan ID FOOD. Peran strategisnya menyatukan tiga dunia: riset, industri, dan kebijakan publik.

Kini, dengan latar belakang ilmiah yang kokoh, Prof. Ali ditugaskan membantu menyusun peta jalan penyediaan daging, telur, dan susu nasional, yang memrupakan pondasi penting bagi keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto.

Meski Indonesia termasuk produsen telur terbesar ketiga dunia, konsumsi protein penduduknya masih tertinggal. Rata-rata asupan protein hanya 62 gram per kapita per hari, jauh di bawah Malaysia (159 gram), Thailand (141 gram), dan Filipina (93 gram).

“Kita butuh SDM unggul agar bonus demografi tidak terbuang sia-sia. Anak-anak sehat dan tidak stunting hanya bisa terwujud dengan kecukupan protein hewani,” tegasnya.

Dari jerami padi hingga istana negara, perjalanan panjang Prof. Ali Agus menjadi bukti bahwa sains, jika ditekuni dengan konsisten, bisa mengubah nasib bangsa. (Saf)

Tags: KementanUGM
Previous Post

Kejari Kota Malang Serahkan Rp 8,4 Miliar untuk Korban Evotrade Anang Diantoko

Next Post

Sidak Banjir Lamongan, Emil Dardak Janji Bantuan dan Evaluasi Jembatan Ambles

Related Posts

FASI XIII Gresik Diikuti 620 Santri, Jadi Ajang Pembinaan Generasi Qurani
Berita

FASI XIII Gresik Diikuti 620 Santri, Jadi Ajang Pembinaan Generasi Qurani

26 Oktober 2026
Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Berita

Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

25 Oktober 2026
BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen
Berita

BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen

25 Oktober 2026
Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis
Berita

Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis

25 Oktober 2026
Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi
Berita

Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi

25 Oktober 2026
PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum
Berita

PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum

25 Oktober 2026
Next Post
Sidak Banjir Lamongan, Emil Dardak Janji Bantuan dan Evaluasi Jembatan Ambles

Sidak Banjir Lamongan, Emil Dardak Janji Bantuan dan Evaluasi Jembatan Ambles

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com