email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Basiri Si Petani Hidroganik dari Malang, Tawarkan Bertani Tanpa Kotor

by Syaiful Arif
17 Juli 2019

JAVASATU.COM- Basiri, penggiat pertanian asal Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, menjadi sorotan setelah inovasinya dalam pertanian hidroganik dinilai mampu menjawab tantangan lahan sempit dan krisis regenerasi petani.

Basiri Si Petani Hidroganik dari Malang, Tawarkan Bertani Tanpa Kotor. (Foto: Ist)

Dalam kegiatan ‘Gema Desa’ yang digelar Pemkab Malang, Selasa (16/7/2019), Basiri mendapat apresiasi atas dedikasinya mengembangkan pertanian hidroganik secara swadaya. Sistem pertanian ini menggabungkan teknik hidroponik dan organik, memungkinkan penanaman padi dan sayuran tanpa lahan luas serta tanpa kotoran lumpur.

“Kalau mau bertani pakai kemeja dan dasi pun bisa. Tidak takut kotor,” ujar Basiri di Bengkel Mimpi, pusat edukasi hidroganik miliknya di Dusun Krajan, Desa Kanigoro.

Metode yang dikembangkan Basiri menggunakan gelas plastik sebagai media tanam dan pipa paralon sebagai saluran air dan nutrisi. Ia juga memanfaatkan pupuk organik padat dan cair untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Lewat inovasi ini, Basiri tidak hanya berhasil membudidayakan berbagai jenis padi, daun bawang, hingga cabai, tetapi juga membuka lapangan kerja dan pelatihan. Sejumlah siswa dari SMKN 1 Malang dan kelompok petani dari Papua bahkan telah belajar langsung ke Bengkel Mimpi.

Ari Setyowati, guru dari SMKN 1 Malang, menyebut metode Basiri sebagai pendekatan inovatif dan aplikatif.

“Setelah belajar teori di sekolah, siswa bisa praktik langsung di sini dengan metode yang mudah dipahami,” kata Ari.

BacaJuga :

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Wagub Emil Dardak Dorong Desa Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal

Di tengah keterbatasan lahan dan makin minimnya minat generasi muda pada dunia pertanian, kiprah Basiri menjadi oase. Ia pun dinilai layak disebut sebagai Pahlawan Pertanian karena kontribusinya dalam menciptakan sistem pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Malang mendorong pengembangan metode hidroganik ini, bahkan membuka kemungkinan replikasi sistem tersebut di area strategis, seperti sekitar Kantor Bupati Malang di Kepanjen. (Had/Nuh)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa KanigoroGema DesaHidroganikKecamatan Pagelaranpemkab malangpetani
ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Wagub Emil Dardak Dorong Desa Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

SPPG Gresik Mentari Mandiri Sejahtera Salurkan MBG untuk Siswa dan B3

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Forum Publik RKPD 2027 Gresik, Sampah dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

Pemkab Gresik Anggarkan Rp2,8 Triliun untuk Perbaikan Jalan di 2026

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

BERITA LAINNYA

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d