JAVASATU.COM- Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya, Malang Peduli Demokrasi (MPD), dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang Raya menunjukkan toleransi nyata selama peringatan Harlah Seabad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu–Minggu (7–8/2/2026).

Berbagai elemen lintas agama berpartisipasi aktif mendukung kelancaran Mujahadah Kubro. Beberapa gereja meniadakan sementara ibadah, menyediakan tempat transit, wudu, dan salat bagi jemaah NU, sementara kalangan Muhammadiyah mendirikan posko pendukung.
FKAUB, MPD, dan INTI membuka Posko Layanan Gratis Mujahadah Kubro di RM Kertanegara, Jalan Kertanegara, Kota Malang, menyediakan puluhan ribu air minum kemasan dan roti gratis untuk para jemaah.
“Dukungan ini diberikan dengan suka cita. Semua bergandengan tangan mendukung jamaah Mujahadah Kubro dalam peringatan Harlah Seabad NU,” kata Sekjen FKAUB Malang Raya, Pdt David Tobing, Selasa (10/2/2026).
Ia menegaskan, partisipasi lintas elemen ini membuktikan toleransi dan persaudaraan yang kuat di Malang Raya.
Presiden MPD, Imam Muslich, menambahkan, peringatan Harlah NU menjadi momentum solidaritas dan gotong royong seluruh masyarakat.
“Itu bukan sekadar acara keagamaan, tapi perayaan toleransi di Malang dan Indonesia. Semua pihak bersatu mendukung kelancaran Mujahadah Kubro,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi luas karena menampilkan kolaborasi lintas agama dan budaya, sekaligus menegaskan Malang sebagai kota yang menghargai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan. (arf)