email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah

by Agung Baskoro
6 Desember 2025

JAVASATU.COM- Inisiator Hari Santri Nasional, KH Thoriq Bin Ziyad (Gus Thoriq), berharap polemik internal di tubuh PBNU segera selesai melalui proses islah.

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah. (Foto: Javasatu.com)

Hal itu ia sampaikan usai menerima kunjungan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jumat (5/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Thoriq menyerahkan tongkat komando berbahan kayu zaitun kepada Gus Kikin sebagai simbol harapan terwujudnya perdamaian di lingkungan PBNU. Tongkat sepanjang 45 cm itu dibuat santri Ponpes Salafiyah Babussalam dari salah satu pohon zaitun yang tumbuh di kompleks pesantren.

“Mendamaikan itu tugas mulia. Jangan sampai konflik internal PBNU meluas ke umat,” ujar Gus Thoriq, Sabtu (6/12/2025).

Ia menegaskan bahwa warga NU harus berlomba menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan konflik berlarut-larut hingga menggeser NU dari tujuan awal pembentukan organisasi sebagai benteng aqidah.

Menurutnya, tongkat zaitun yang diberi doa tersebut melambangkan penyatu perbedaan, sebagaimana pohon zaitun dipandang sebagai simbol perdamaian di wilayah Syam.

“Mudah-mudahan tongkat komando ini mampu mendamaikan PBNU. Pohon zaitun adalah alat pemersatu perbedaan,” tegasnya.

BacaJuga :

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Gus Thoriq juga menyinggung sejarah pemberian tongkat serupa dari Syaikhona Kholil Bangkalan kepada KH Hasyim Asy’ari saat mendirikan NU, sebagai simbol keilmuan dan cahaya petunjuk.

Gus Thoriq menilai Gus Kikin, yang merupakan cicit KH Hasyim Asy’ari sekaligus Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, memiliki posisi strategis menjadi jembatan pemersatu dalam konflik saat ini.

“PBNU menjadi kekuatan besar karena tiga momentum: kemenangan awal di era orde lama, penumpasan komunisme, dan lahirnya Hari Santri Nasional. Semoga konflik segera selesai,” kata Gus Thoriq.

Ia menyebut siap menunggu kedatangan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, ke Malang untuk membicarakan penyelesaian konflik.

Sementara itu, pada Sabtu siang berlangsung pertemuan kiai sepuh NU di Ndalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng Jombang.

Pertemuan yang dipimpin Gus Kikin itu dihadiri tokoh-tokoh NU, antara lain KH Said Aqil Siroj, KH Nurul Huda Djazuli, KH Muhammad Nuh, KH Abdussalam Sohib (Gus Salam), Gus Kautsar, serta KH Mustofa Bisri (Gus Mus). (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kabupaten MalangNahdlatul Ulama

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

Wajib Tahu, Berikut Aturan Ramadan 2026 di Kota Malang

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Kebanjiran Order

Perumda Tugu Tirta Dukung Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

Prev Next

POPULER HARI INI

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Perumda Tugu Tirta Dukung Pengembangan Sepak Bola Usia Dini

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

BERITA LAINNYA

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d