email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah

by Agung Baskoro
6 Desember 2025

JAVASATU.COM- Inisiator Hari Santri Nasional, KH Thoriq Bin Ziyad (Gus Thoriq), berharap polemik internal di tubuh PBNU segera selesai melalui proses islah.

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah. (Foto: Javasatu.com)

Hal itu ia sampaikan usai menerima kunjungan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jumat (5/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Thoriq menyerahkan tongkat komando berbahan kayu zaitun kepada Gus Kikin sebagai simbol harapan terwujudnya perdamaian di lingkungan PBNU. Tongkat sepanjang 45 cm itu dibuat santri Ponpes Salafiyah Babussalam dari salah satu pohon zaitun yang tumbuh di kompleks pesantren.

“Mendamaikan itu tugas mulia. Jangan sampai konflik internal PBNU meluas ke umat,” ujar Gus Thoriq, Sabtu (6/12/2025).

Ia menegaskan bahwa warga NU harus berlomba menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan konflik berlarut-larut hingga menggeser NU dari tujuan awal pembentukan organisasi sebagai benteng aqidah.

Menurutnya, tongkat zaitun yang diberi doa tersebut melambangkan penyatu perbedaan, sebagaimana pohon zaitun dipandang sebagai simbol perdamaian di wilayah Syam.

“Mudah-mudahan tongkat komando ini mampu mendamaikan PBNU. Pohon zaitun adalah alat pemersatu perbedaan,” tegasnya.

Gus Thoriq juga menyinggung sejarah pemberian tongkat serupa dari Syaikhona Kholil Bangkalan kepada KH Hasyim Asy’ari saat mendirikan NU, sebagai simbol keilmuan dan cahaya petunjuk.

Gus Thoriq menilai Gus Kikin, yang merupakan cicit KH Hasyim Asy’ari sekaligus Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, memiliki posisi strategis menjadi jembatan pemersatu dalam konflik saat ini.

“PBNU menjadi kekuatan besar karena tiga momentum: kemenangan awal di era orde lama, penumpasan komunisme, dan lahirnya Hari Santri Nasional. Semoga konflik segera selesai,” kata Gus Thoriq.

Ia menyebut siap menunggu kedatangan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, ke Malang untuk membicarakan penyelesaian konflik.

BacaJuga :

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Sementara itu, pada Sabtu siang berlangsung pertemuan kiai sepuh NU di Ndalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng Jombang.

Pertemuan yang dipimpin Gus Kikin itu dihadiri tokoh-tokoh NU, antara lain KH Said Aqil Siroj, KH Nurul Huda Djazuli, KH Muhammad Nuh, KH Abdussalam Sohib (Gus Salam), Gus Kautsar, serta KH Mustofa Bisri (Gus Mus). (agb/arf)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: Kabupaten MalangNahdlatul Ulama

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Perayaan Hari Keris di Bakorwil Malang, Tugu Tirta Gaungkan Inovasi Air Bersih

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ Gresik 2026

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d