email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah

by Agung Baskoro
6 Desember 2025

JAVASATU.COM- Inisiator Hari Santri Nasional, KH Thoriq Bin Ziyad (Gus Thoriq), berharap polemik internal di tubuh PBNU segera selesai melalui proses islah.

Gus Thoriq Serahkan Tongkat Zaitun ke Gus Kikin, Harap Konflik PBNU Segera Islah. (Foto: Javasatu.com)

Hal itu ia sampaikan usai menerima kunjungan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jumat (5/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Thoriq menyerahkan tongkat komando berbahan kayu zaitun kepada Gus Kikin sebagai simbol harapan terwujudnya perdamaian di lingkungan PBNU. Tongkat sepanjang 45 cm itu dibuat santri Ponpes Salafiyah Babussalam dari salah satu pohon zaitun yang tumbuh di kompleks pesantren.

“Mendamaikan itu tugas mulia. Jangan sampai konflik internal PBNU meluas ke umat,” ujar Gus Thoriq, Sabtu (6/12/2025).

Ia menegaskan bahwa warga NU harus berlomba menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan konflik berlarut-larut hingga menggeser NU dari tujuan awal pembentukan organisasi sebagai benteng aqidah.

Menurutnya, tongkat zaitun yang diberi doa tersebut melambangkan penyatu perbedaan, sebagaimana pohon zaitun dipandang sebagai simbol perdamaian di wilayah Syam.

“Mudah-mudahan tongkat komando ini mampu mendamaikan PBNU. Pohon zaitun adalah alat pemersatu perbedaan,” tegasnya.

BacaJuga :

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Gus Thoriq juga menyinggung sejarah pemberian tongkat serupa dari Syaikhona Kholil Bangkalan kepada KH Hasyim Asy’ari saat mendirikan NU, sebagai simbol keilmuan dan cahaya petunjuk.

Gus Thoriq menilai Gus Kikin, yang merupakan cicit KH Hasyim Asy’ari sekaligus Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, memiliki posisi strategis menjadi jembatan pemersatu dalam konflik saat ini.

“PBNU menjadi kekuatan besar karena tiga momentum: kemenangan awal di era orde lama, penumpasan komunisme, dan lahirnya Hari Santri Nasional. Semoga konflik segera selesai,” kata Gus Thoriq.

Ia menyebut siap menunggu kedatangan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, ke Malang untuk membicarakan penyelesaian konflik.

Sementara itu, pada Sabtu siang berlangsung pertemuan kiai sepuh NU di Ndalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng Jombang.

Pertemuan yang dipimpin Gus Kikin itu dihadiri tokoh-tokoh NU, antara lain KH Said Aqil Siroj, KH Nurul Huda Djazuli, KH Muhammad Nuh, KH Abdussalam Sohib (Gus Salam), Gus Kautsar, serta KH Mustofa Bisri (Gus Mus). (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kabupaten MalangNahdlatul Ulama

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Lapas Malang Perkuat Sinergi dengan Media, Pastikan Keterbukaan Informasi Publik

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Cetak SDM Unggul Berbasis Iptek

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Bangun UMKM Sebelum 30 Tahun, Finetrus Kembangkan Bisnis Sprei Lokal Lewat Shopee

Anak Pekerja Migran di Gresik Kini Punya Kepastian Identitas Hukum

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Batu Resmi Berganti, AKBP Aris Purwanto Gantikan AKBP Andi Yudha

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Asep Kusdinar dan Prof Bisri Orkestrasi Sepak Bola Senang Jatim

Meski Jenderal Bintang Dua, Mayjen TNI Susilo Dinilai Rendah Hati

BERITA LAINNYA

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Bangun UMKM Sebelum 30 Tahun, Finetrus Kembangkan Bisnis Sprei Lokal Lewat Shopee

Publik Apresiasi Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar 21 Situs Judol, Aset Rp 96,7 Miliar Disita

Kapendim Blora Ajak Gen Z Bijak Bermedia Sosial

OPINI: Keterbatasan Kebijakan Fiskal dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Makro

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Murid SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d