email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

by Javasatu
25 Juni 2026

JAVASATU.COM- Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD Gemas) Kabupaten Wonosobo menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi kebijakan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk terbitnya Surat Edaran Kepala BGN Nomor 12 Tahun 2026. Dalam pertemuan yang digelar Rabu (24/6/2026) malam itu, para mitra dapur juga menyatakan dukungan terhadap rencana aksi damai yang akan digelar pada 1 Juli 2026.

Dok: HMD Gemas Wonosobo

Sedikitnya 50 perwakilan yayasan dan mitra dapur yang tergabung dalam HMD Gemas Wonosobo hadir dalam rapat tersebut. Mereka membahas dampak kebijakan baru BGN terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“HMD Gemas seluruh Indonesia telah sepakat mengambil sikap terhadap Surat Edaran Kepala BGN Nomor 12 Tahun 2026 karena dinilai bertentangan dengan Perjanjian Kerja Sama antara BGN dan mitra yang masih berlaku hingga 31 Desember 2026,” kata Ketua HMD Gemas Wonosobo, Andy Sahara.

Andy menegaskan, pihaknya tetap mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program strategis pemerintah. Namun, ia berharap tata kelola program tersebut dapat dijalankan secara profesional agar tidak merugikan mitra maupun masyarakat.

“Kami mendukung Program MBG tetap berjalan. Namun tata kelolanya harus profesional dan memberikan kepastian bagi para mitra yang selama ini terlibat dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, HMD Gemas Wonosobo juga menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk menggelar aksi damai di Wonosobo pada 1 Juli 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.

Selain membahas isu kebijakan BGN, rapat juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi dapur MBG, mulai dari status suspend operasional dapur, pengadaan bahan baku, hingga dugaan praktik oknum yang memanfaatkan mitra untuk kepentingan tertentu.

BacaJuga :

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Kepala Bidang Hukum HMD Gemas Wonosobo, Hendrawan, mengingatkan seluruh pengelola dapur agar mematuhi petunjuk teknis terbaru guna menghindari sanksi suspend yang dapat mengganggu operasional.

“Jika ada oknum yang melakukan intimidasi, pemerasan, atau meminta setoran kepada mitra, segera laporkan kepada pengurus maupun aparat penegak hukum,” tegas Hendrawan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah perwakilan SPPG menyampaikan dukungan terhadap aksi damai nasional yang akan digelar awal Juli mendatang. Mereka berharap program MBG tetap berjalan karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Perwakilan SPPG Kalibawang, Budi Rohmadi, mendorong agar aksi damai menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program pemerintah.

“Kami berharap Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan menjadi perhatian pemerintah pusat karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan SPPG Purwojiwo, Syukur, meminta pengurus HMD Gemas memberikan pendampingan terhadap dapur-dapur yang mengalami kendala operasional maupun status suspend.

“Kami mendukung aksi damai dan berharap ada pendampingan bagi dapur yang mengalami persoalan di lapangan,” katanya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pemanfaatan platform e-commerce B2B untuk mendukung pengadaan bahan baku dapur MBG. Dalam kesempatan itu, HMD Gemas menghadirkan platform marketplace Dodolan.co.id yang berbasis di Yogyakarta.

Salah satu pendiri Dodolan.co.id, Hapsoro, menjelaskan platform tersebut hadir untuk menghubungkan dapur MBG, koperasi, UMKM, petani, peternak, hingga distributor dalam satu sistem pengadaan yang lebih efisien dan transparan.

“Dodolan hadir untuk mempertemukan dapur MBG dengan supplier terpercaya sehingga proses pengadaan bahan baku menjadi lebih mudah, efisien, dan transparan,” jelas Hapsoro.

Menurutnya, kebutuhan bahan baku dapur MBG yang besar membutuhkan sistem pengadaan yang mampu menjamin ketersediaan barang, stabilitas harga, serta ketepatan distribusi.

Senada, narasumber Dodolan lainnya, Imam Jarkasi, menilai penggunaan e-commerce dapat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan program MBG karena seluruh transaksi memiliki jejak digital yang dapat dipertanggungjawabkan.

“E-commerce membantu program BGN berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan karena seluruh transaksi tercatat secara digital,” tegas Imam.

Rapat koordinasi dan sosialisasi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tim Dodolan.co.id sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat sinergi antar mitra dapur di Kabupaten Wonosobo. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Badan Gizi NasionalBDNKabupaten WonosoboMakan Bergizi Gratismbg

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved