email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

by Sudasir Al Ayyubi
25 Juni 2026

JAVASATU.COM- Pesatnya pembangunan kawasan industri di wilayah Gresik Utara memunculkan pertanyaan besar mengenai kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja yang semakin modern. Isu tersebut mengemuka dalam diskusi “Ngopi dan Opini Gresik” yang digelar Lokal Media Network di DDjirolu Cafe, Sidayu, Gresik, Rabu (24/6/2026) malam.

Foto: Ist

Diskusi bertema “Menyiapkan dan Melindungi Tenaga Kerja Lokal” itu mempertemukan unsur pemerintah, dunia pendidikan, serikat pekerja, dan pelaku industri untuk merumuskan peta jalan penguatan tenaga kerja lokal di tengah masifnya investasi yang masuk ke Gresik Utara.

Perwakilan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Yudi Darjanto, mengungkapkan kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri saat ini terus berkembang seiring masuknya berbagai sektor usaha baru.

“Perkembangan dunia usaha semakin modern. Banyak kebutuhan skill di sektor mineral, konstruksi, pelabuhan hingga teknologi. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi warga Gresik yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri,” ujar Yudi.

Namun, kebutuhan industri yang terus berubah belum sepenuhnya diimbangi kesiapan lembaga pendidikan. Wakil Kepala SMK PGRI 1 Gresik, Suwarno Hadi, mengakui sekolah masih menghadapi berbagai kendala dalam menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menyiapkan kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri. Namun fasilitas uji praktik dan sarana pendukung memiliki biaya yang cukup besar sehingga menjadi tantangan tersendiri,” katanya.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Khoirul Anwar, menilai dunia pendidikan harus bergerak lebih cepat menyesuaikan diri dengan perubahan industri dan perkembangan teknologi.

BacaJuga :

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Menurutnya, kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri masih menjadi persoalan yang harus segera dibenahi.

“Dunia pendidikan tidak boleh menutup mata. Kita membutuhkan kurikulum yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan industri. Selain itu, minim pengalaman serta kurangnya soft skill masih menjadi faktor yang membuat lulusan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gresik, Imam Syafiuddin, mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap tenaga kerja lokal di tengah derasnya investasi yang masuk ke Gresik.

Ia menyebut perjuangan panjang yang dilakukan serikat pekerja akhirnya membuahkan hasil melalui regulasi yang mengatur porsi tenaga kerja lokal.

“Hak tenaga kerja lokal kini diperkuat melalui Perda Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Perbup Nomor 71 Tahun 2024. Aturan ini mengakomodasi porsi 70 persen tenaga kerja lokal dalam rekrutmen perusahaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, mengatakan Gresik memiliki potensi besar sebagai daerah industri. Namun, tren investasi saat ini lebih banyak mengarah pada industri padat modal yang mengandalkan teknologi dibanding padat karya.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga kerja semakin spesifik dan menuntut kompetensi yang lebih tinggi.

“Gresik menjadi tujuan banyak pencari kerja karena UMK yang sudah mencapai sekitar Rp 5 juta. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan industri,” ujar Zainul.

Sebagai solusi, Pemkab Gresik mengembangkan aplikasi Gresik Kerja untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sesuai kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan.

“Melalui aplikasi Gresik Kerja, warga ber-KTP Gresik bisa mencari lowongan sekaligus dipantau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Kami juga memberikan pelatihan dan pembekalan agar mereka benar-benar siap masuk dunia kerja,” pungkasnya.

Diskusi tersebut menjadi ruang bersama untuk mencari solusi atas tantangan ketenagakerjaan di Gresik Utara. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DiskusiKabupaten GresikSDMTenaga Kerja

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved