JAVASATU.COM- Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution meminta generasi muda, khususnya pelajar, rajin belajar, disiplin, menjaga pergaulan, dan berani memiliki cita-cita tinggi. Pesan itu disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Kabupaten Gresik, Sabtu (8/8/2026).

Pesan tersebut disampaikan AKBP Ramadhan saat menyapa para siswa di Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Ulum, Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun. Kapolres mengajak para pelajar memanfaatkan kesempatan belajar dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Adik-adik harus rajin belajar, disiplin dan jangan mudah menyerah. Manfaatkan kesempatan untuk menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya. Tentukan cita-cita kalian dan terus berusaha untuk meraihnya,” pesan AKBP Ramadhan kepada para siswa.
Selain pendidikan, AKBP Ramadhan mengingatkan pelajar agar menjauhi perilaku negatif yang dapat mengganggu masa depan. Ia juga meminta generasi muda menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak.
“Jaga diri, hormati guru dan orang tua, serta berteman dengan lingkungan yang baik. Jadilah generasi muda yang membanggakan keluarga, pesantren, dan Kabupaten Gresik,” tambahnya.
Kunjungan kerja Cak Imin di Gresik tersebut berfokus pada penguatan pemberdayaan masyarakat, terutama ekosistem pesantren, pendidikan vokasi, serta pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rangkaian kegiatan diawali di Ponpes Ihyaul Ulum. Cak Imin bersama rombongan meninjau sejumlah layanan masyarakat, mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk UMKM hingga pendampingan sertifikasi halal.
Sejumlah bantuan dan apresiasi juga diserahkan dalam kunjungan tersebut. Di antaranya penghargaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kepada LP3H STAI Ponpes Ihyaul Ulum, sertifikat halal bagi pelaku UMKM, bantuan sertifikasi untuk SMK berbasis pesantren, santunan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Zmart BAZNAS RI, serta penandatanganan nota kesepahaman Link and Match antara SMK berbasis pesantren dan dunia industri.
Usai agenda di Dukun, rombongan melanjutkan kunjungan ke Balai Desa Watuagung, Kecamatan Bungah. Di lokasi tersebut, Cak Imin meninjau program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), termasuk pengembangan produk olahan hasil laut khas Mengare seperti terasi dan kerupuk.
Rombongan juga meninjau Ruang Pintar Karya Agung, berdialog dengan pelaku UMKM, serta mengunjungi Kedai Dua Putri.
Kapolres Gresik memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung aman dan kondusif. Kepolisian melakukan pengamanan selama rombongan menjalankan agenda di sejumlah lokasi.
“Dalam kunjungan kerja ini, Bapak Menko meninjau langsung efektivitas program pemberdayaan masyarakat di wilayah Dukun maupun Bungah. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Ramadhan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, pesantren, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bagi kepolisian, pembinaan generasi muda juga menjadi bagian penting untuk mendorong lahirnya pelajar yang produktif, disiplin, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. (bas/arf)