email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

by Agung Baskoro
25 Juni 2026

JAVASATU.COM- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menegaskan posisinya sebagai partai penyeimbang pemerintah, bukan oposisi. Sikap politik tersebut disampaikan dalam penutupan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 yang digelar melalui kegiatan tawasulan dan doa bersama di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Rabu (24/6/2026) malam.

Foto: Javasatu.com

Selain menjadi momentum mengenang jasa Proklamator RI Ir. Soekarno, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pandangan politik partai terhadap berbagai isu nasional, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“PDI Perjuangan hari ini menjadi tidak partai oposisi, tetapi kita penyeimbang. Program-program pemerintah yang baik tentu kita dukung, tetapi kalau ada yang perlu diperbaiki, kita akan memberikan masukan,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto.

Didik menjelaskan, posisi sebagai penyeimbang berarti PDIP tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah tanpa harus berada dalam barisan oposisi. Menurutnya, sikap tersebut penting untuk memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian PDIP adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Didik menilai program tersebut memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun pelaksanaannya perlu dievaluasi agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Bagaimana MBG itu pelaksanaannya harus diatur sedemikian rupa. Tidak harus langsung secara keseluruhan dengan jumlah yang besar, tetapi bisa dimulai dengan pendataan yang jelas terhadap anak-anak atau masyarakat yang memang berhak menerima,” ujarnya.

Menurut Didik, wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi seharusnya menjadi prioritas utama penerima manfaat program MBG. Sementara daerah yang kondisi ekonominya sudah lebih baik dapat diarahkan pada program lain yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ketika desa sudah mandiri dan kondisi ekonominya cukup baik, program bisa diarahkan pada kebutuhan lain, salah satunya bantuan pendidikan yang juga penting untuk masa depan anak-anak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Didik juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai nasionalis religius. Hal itu ditunjukkan melalui berbagai kegiatan Bulan Bung Karno yang tidak hanya berisi agenda kebangsaan, tetapi juga kegiatan keagamaan seperti khataman Al-Qur’an dan tawasulan.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa PDI Perjuangan tidak hanya partai nasionalis, tetapi juga partai nasionalis religius,” ungkap Didik.

Ia menambahkan, sosok Bung Karno yang diperingati setiap Juni tidak hanya dikenal sebagai bapak bangsa, tetapi juga memiliki nilai-nilai spiritual yang menjadi inspirasi dalam perjuangannya membangun Indonesia.

BacaJuga :

PSI Panaskan Mesin Politik di Jatim, Perkuat Struktur hingga Kampung

Didukung 22 PAC, Gus Tadlo Jadi Kandidat Kuat Ketua PKB Kabupaten Malang

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, mengatakan kegiatan doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Saatnya PDI Perjuangan mengajak masyarakat untuk menengadah ke atas. Karena Allah satu-satunya yang mampu memberikan pertolongan dan semangat untuk mengawal bangsa ini,” ujarnya.

Kegiatan penutupan Bulan Bung Karno itu juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Malang. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar, menilai berbagai program sosial dan keagamaan yang dijalankan PDIP memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami mendukung penuh kegiatan yang dilakukan PDI Perjuangan. Ada program pondok pesantren, pembangunan masjid, dan kegiatan sosial lainnya yang sangat baik untuk mendukung kehidupan keagamaan masyarakat,” kata Budiar.

Melalui peringatan Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berharap semangat nasionalisme, religiusitas, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran partai sebagai penyeimbang dalam kehidupan demokrasi. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangPartai PolitikpdipPolitik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Wabup Alif Serahkan Alsintan Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian Gresik

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim Blora Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang: Kami Penyeimbang, Bukan Oposisi

UIZ Gresik Hadirkan Akademisi India, Bahas Pendidikan dan Riset di Era AI

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Wali Kota Malang Deklarasikan Kolaborasi Digital Nasional di DEAL 2026 Bersama Komdigi

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved