email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Ribu Warga Gantungkan Penghasilan dari Lahan Mbaon Desa Senggreng

by Agung Baskoro
6 Desember 2023
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Warga yang mengatasnamakan Forum Senggreng Bersatu (FSB) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Malang terkait Koordinasi Pengerjaan dan Pengelolaan Tanah Mbaon. Pertanyaannya, kenapa lahan itu harus mereka pertahankan?.

Humas FSB, Mayar. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Dijelaskan oleh Humas FSB, Mayar, dalam sejarahnya lahan Mbaon telah digarap oleh warga Desa Senggreng sejak tahun 1950-an. Dalam pengerjaannya, masyarakat telah membuat saluran irigasi secara swadaya.

“Tanah Mbaon itu bukan hutan belantara, bukan semak belukar, itu tanah produktif, tanah pertanian. Jadi sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Desa Senggreng,” jelasnya, Rabu (06/12/2023) usai RDPU dengan DPRD Kabupaten Malang.

Secara singkat Mayar menyebut bahwa penggarapan lahan dilakukan secara turun-temurun. Maka hidupnya pun juga tergantung dari hasil pengolahan lahan Mbaon.

“Karena bisa menghidupi orang yang pra sejahtera, yang pekerjaannya hanya buruh tani, tidak ada keahlian apa-apa. Tanah Mbaon itulah tempat kami mencari nafkah untuk menghidupi keluarga,” ujarnya.

Mayar menguraikan, saat ini sedikitnya ada sekitar 10 ribu warga Desa Senggreng yang menggantungkan nasibnya pada Tanah Mbaon.

“Penggarapannya sudah dibagikan dari RT 1 hingga RT 33, itu sudah kebagian garap semua. Jadi sudah merasakan semua, merata,” ujarnya.

BacaJuga :

Perumda Tirta Kanjuruhan Resmikan Kantor Unit Turen dan Sumbermanjing Wetan

Wamenpar Buka Peluang Penambahan Rute Penerbangan ke Malang

Maka dengan hasil menggarap lahan Mbaon tersebut banyak dirasakan manfaatnya, selain untuk warga, juga dimanfaatkan untuk kepentingan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Banyak manfaatnya, contohnya, pembelian tanah makam, penerangan jalan, anggaran bersih desa hingga acara Agustusan. Tidak ada namanya tarikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Namun, permasalahan itu muncul setelah baru-baru ini, TNI AU melakukan pengukuran lahan Mbaon. Mayar pun mensinyalir, hal itu dilakukan dalam rangka mengurus legalitas lahan Mbaon.

“Baru-baru ini AURI (TNI AU) mau mengukur, mau legalitas, mau dimiliki. Kami protes, kami resah, itu alasan kami kesini (DPRD Kabupaten Malang). Kalau bisa jangan dimiliki AURI, harus dimiliki oleh masyarakat Senggreng,” pinta Mayar mewakili warga desa Senggreng.

Mayar masih mengingat bahwa pengukuran tersebut dilakukan pada 11 November 2023 lalu.

“Sebelum diukur, tidak ada gejolak, kami biasa saja, Desa Senggreng itu kondusif, aman,” imbuhnya.

Mayar juga menjelaskan bahwa ketegangan terkait pengelolaan lahan Mbaon sudah sering kali terjadi. Hingga akhirnya permasalahan reda, dengan kesepakatan warga diminta untuk membayar sewa pengelolaan Tanah Mbaon.

“Itu (bayar sewa) betul adanya, (awalnya) dibentuk panitia. Panitia itulah yang mengurus semuanya. Jadi yang 75 persen ke AU, yang 25 persen ke desa. Sejak tahun 2016, pada waktu itu masih lurah yang dulu,” tuturnya.

Mayar menyebut, uang sewa yang dibayarkan disetiap tahunnya tersebut mencapai ratusan juta.

“Rp 160 juta pertahun, pembayarannya panitia yang tahu, saya tidak terlibat dalam panitia,” ujarnya.

Sekedar informasi, dalam agenda rapat dengar pendapat umum tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang. Secara umum, dalam tanggapannya, DPRD Kabupaten Malang menjamin bakal memfasilitasi sekaligus mendampingi masyarakat Desa Senggreng terkait Tanah Mbaon tersebut.

“Jawaban DPRD tadi mau membantu kami, bahkan mau ke Presiden, ke Kementerian. Kami akan tetap lanjutkan, supaya tanah itu menjadi milik masyarakat Desa Senggreng, sampai dimanapun, sampai kemanapun akan kami jalani,” tukas Mayar. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa Senggrengkecamatan sumberpucung

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Infrastruktur dan Teknologi Komunikasi untuk Operasi Militer Modern

Warga Terdampak Konflik Sosial di Banyutengah Gresik Diberi Bansos

Pemkab Gresik dan SKK Migas Jabanusa Salurkan Bantuan ke 4.895 Nelayan

Logo dan Tema HUT ke-112 Kota Malang Diluncurkan, Penuh Filosofi

Permintaan LPG 3 Kg di Kota Batu Naik Signifikan di Pertengahan Ramadan 2026

Perumda Tirta Kanjuruhan Resmikan Kantor Unit Turen dan Sumbermanjing Wetan

Jaksa Tuntut 12 Tahun Penjara Dua Terdakwa Kasus Pengadaan Tanah Polinema

Wali Kota Malang Imbau Warga Tenang, Ketersediaan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran

Viral di Gresik, Pria Ancam Petugas J&T dengan Sajam, Polisi Selidiki

Aice “Maniskan Momen Ramadhan” dengan Bagikan Jutaan Takjil ke Seluruh Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

MBG Lansia, Pokmas Gresik Tolak Alih Kelola ke SPPG, Tetap Swakelola

Logo dan Tema HUT ke-112 Kota Malang Diluncurkan, Penuh Filosofi

Wamenpar Buka Peluang Penambahan Rute Penerbangan ke Malang

Perumda Tirta Kanjuruhan Resmikan Kantor Unit Turen dan Sumbermanjing Wetan

Bazar Ramadan BRI Malang Hadirkan Promo Belanja dan Produk UMKM

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Infrastruktur dan Teknologi Komunikasi untuk Operasi Militer Modern

Aice “Maniskan Momen Ramadhan” dengan Bagikan Jutaan Takjil ke Seluruh Indonesia

Daffa Syawlan Rilis Single Ramadan “Marhaban Yaa Ramadan”

Dandim Wonosobo Tinjau TMMD Trimulyo, Betonisasi Jalan 540 Meter Jadi Sorotan

Dewan Pers Soroti Investasi Asing 100 Persen di Media dalam Perjanjian RI-AS

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

MBG Lansia, Pokmas Gresik Tolak Alih Kelola ke SPPG, Tetap Swakelola

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved