email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 22 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Ribu Warga Gantungkan Penghasilan dari Lahan Mbaon Desa Senggreng

by Agung Baskoro
6 Desember 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Warga yang mengatasnamakan Forum Senggreng Bersatu (FSB) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Malang terkait Koordinasi Pengerjaan dan Pengelolaan Tanah Mbaon. Pertanyaannya, kenapa lahan itu harus mereka pertahankan?.

Humas FSB, Mayar. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Dijelaskan oleh Humas FSB, Mayar, dalam sejarahnya lahan Mbaon telah digarap oleh warga Desa Senggreng sejak tahun 1950-an. Dalam pengerjaannya, masyarakat telah membuat saluran irigasi secara swadaya.

“Tanah Mbaon itu bukan hutan belantara, bukan semak belukar, itu tanah produktif, tanah pertanian. Jadi sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Desa Senggreng,” jelasnya, Rabu (06/12/2023) usai RDPU dengan DPRD Kabupaten Malang.

Secara singkat Mayar menyebut bahwa penggarapan lahan dilakukan secara turun-temurun. Maka hidupnya pun juga tergantung dari hasil pengolahan lahan Mbaon.

“Karena bisa menghidupi orang yang pra sejahtera, yang pekerjaannya hanya buruh tani, tidak ada keahlian apa-apa. Tanah Mbaon itulah tempat kami mencari nafkah untuk menghidupi keluarga,” ujarnya.

Mayar menguraikan, saat ini sedikitnya ada sekitar 10 ribu warga Desa Senggreng yang menggantungkan nasibnya pada Tanah Mbaon.

“Penggarapannya sudah dibagikan dari RT 1 hingga RT 33, itu sudah kebagian garap semua. Jadi sudah merasakan semua, merata,” ujarnya.

Maka dengan hasil menggarap lahan Mbaon tersebut banyak dirasakan manfaatnya, selain untuk warga, juga dimanfaatkan untuk kepentingan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Banyak manfaatnya, contohnya, pembelian tanah makam, penerangan jalan, anggaran bersih desa hingga acara Agustusan. Tidak ada namanya tarikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Namun, permasalahan itu muncul setelah baru-baru ini, TNI AU melakukan pengukuran lahan Mbaon. Mayar pun mensinyalir, hal itu dilakukan dalam rangka mengurus legalitas lahan Mbaon.

“Baru-baru ini AURI (TNI AU) mau mengukur, mau legalitas, mau dimiliki. Kami protes, kami resah, itu alasan kami kesini (DPRD Kabupaten Malang). Kalau bisa jangan dimiliki AURI, harus dimiliki oleh masyarakat Senggreng,” pinta Mayar mewakili warga desa Senggreng.

Mayar masih mengingat bahwa pengukuran tersebut dilakukan pada 11 November 2023 lalu.

“Sebelum diukur, tidak ada gejolak, kami biasa saja, Desa Senggreng itu kondusif, aman,” imbuhnya.

Mayar juga menjelaskan bahwa ketegangan terkait pengelolaan lahan Mbaon sudah sering kali terjadi. Hingga akhirnya permasalahan reda, dengan kesepakatan warga diminta untuk membayar sewa pengelolaan Tanah Mbaon.

BacaJuga :

HUT ke-81 RI, Warga RT 02 RW 09 Ken Arok Singosari Bagikan Sembako

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

“Itu (bayar sewa) betul adanya, (awalnya) dibentuk panitia. Panitia itulah yang mengurus semuanya. Jadi yang 75 persen ke AU, yang 25 persen ke desa. Sejak tahun 2016, pada waktu itu masih lurah yang dulu,” tuturnya.

Mayar menyebut, uang sewa yang dibayarkan disetiap tahunnya tersebut mencapai ratusan juta.

“Rp 160 juta pertahun, pembayarannya panitia yang tahu, saya tidak terlibat dalam panitia,” ujarnya.

Sekedar informasi, dalam agenda rapat dengar pendapat umum tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang. Secara umum, dalam tanggapannya, DPRD Kabupaten Malang menjamin bakal memfasilitasi sekaligus mendampingi masyarakat Desa Senggreng terkait Tanah Mbaon tersebut.

“Jawaban DPRD tadi mau membantu kami, bahkan mau ke Presiden, ke Kementerian. Kami akan tetap lanjutkan, supaya tanah itu menjadi milik masyarakat Desa Senggreng, sampai dimanapun, sampai kemanapun akan kami jalani,” tukas Mayar. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa Senggrengkecamatan sumberpucung

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Kerahkan 3 Pesawat Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla di Kalimantan

Berkedok Pengobatan Alternatif, Pria di Ujungpangkah Gresik Diduga Cabuli Pasien

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

BERITA LAINNYA

TNI Kerahkan 3 Pesawat Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla di Kalimantan

Berkedok Pengobatan Alternatif, Pria di Ujungpangkah Gresik Diduga Cabuli Pasien

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved