email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Malang Diusulkan Jadi Pusat Belajar Pancasila Berbasis Pesantren

by Agung Baskoro
13 Juni 2026

JAVASATU.COM- Penggagas Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad mengusulkan Kabupaten Malang menjadi pusat pembelajaran Pancasila berbasis pesantren. Gagasan itu muncul sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus membentengi masyarakat dari berbagai pengaruh ideologi yang dinilai tidak sejalan dengan Pancasila.

Penggagas Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. (Foto: Ist/Javasatu.com)

“Kami berharap Kabupaten Malang dikenal sebagai kabupaten pesantren Pancasila. Siapa pun dari luar daerah yang ingin belajar tentang Pancasila, kami persilakan datang ke pesantren-pesantren di Kabupaten Malang,” kata KH Thoriq bin Ziyad, Sabtu (13/6/2026), saat diwawancarai wartawan.

Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Pagelaran, Kabupaten Malang itu menilai pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila yang sesuai dengan karakter keindonesiaan. Menurutnya, penguatan pendidikan Pancasila berbasis pesantren penting dilakukan di tengah berbagai tantangan ideologi yang berkembang saat ini.

“Satu-satunya jalan yang sudah terbukti dan teruji adalah Pancasila. Nilai-nilai itu mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

KH Thoriq mengatakan Kabupaten Malang memiliki nilai historis yang kuat untuk menjadi percontohan pendidikan Pancasila berbasis pesantren. Salah satunya karena keberadaan Candi Jago yang disebut menjadi salah satu sumber inspirasi bagi Presiden pertama RI Soekarno dalam menggali nilai-nilai Pancasila.

“Fakta sejarah menunjukkan Malang pernah menjadi pusat pembelajaran etika dan estetika pada masa Majapahit. Candi Jago menjadi salah satu artefak penting yang memiliki nilai sejarah tersebut,” katanya.

Menurut KH Thoriq, terwujudnya Kabupaten Malang sebagai pusat belajar Pancasila berbasis pesantren membutuhkan dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk Nahdlatul Ulama (NU).

BacaJuga :

HUT ke-81 RI, Wali Kota Malang Ajak Warga Doakan Korban Bencana NTT

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Ada Cek Gula Darah Gratis

“Pesantren dan pemerintah harus bersinergi menjaga ideologi bangsa. NU juga harus menjadi garda terdepan dalam memberikan teladan pengamalan Pancasila yang baik dan benar di lingkungan pesantren,” ucapnya.

Ia menegaskan pesantren selama ini telah berkontribusi besar dalam menjaga moral bangsa dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Karena itu, penguatan pendidikan Pancasila melalui pesantren dinilai menjadi salah satu langkah untuk memperkokoh persatuan bangsa.

“Pesantren sejak dahulu mengajarkan akhlak, moral dan cinta tanah air. Nilai-nilai itu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” pungkasnya. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Hari Santri NasionalKabupaten MalangKecamatan PagelaranPancasilaPesantren

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

HUT ke-81 RI, Wali Kota Malang Ajak Warga Doakan Korban Bencana NTT

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Ada Cek Gula Darah Gratis

1.752 Napi Lapas Malang Terima Remisi HUT ke-81 RI, 17 Langsung Bebas

HUT ke-81 RI di Gresik, Empat Ambulans hingga Remisi Diserahkan

Pengamat Apresiasi Gercep PLN Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Pakisaji Malang, Arena Sudah Kosong

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

‘Ngubek Srumbung’ Bulangan Gresik, Warga Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

Warga Genengan Blitar Gelar Tahlil untuk Doakan Para Pahlawan

OT Peduli Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Nagekeo NTT, Kurang dari 24 Jam

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

HUT ke-81 RI, Wali Kota Malang Ajak Warga Doakan Korban Bencana NTT

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Ada Cek Gula Darah Gratis

1.752 Napi Lapas Malang Terima Remisi HUT ke-81 RI, 17 Langsung Bebas

HUT ke-81 RI di Gresik, Empat Ambulans hingga Remisi Diserahkan

Pengamat Apresiasi Gercep PLN Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Pakisaji Malang, Arena Sudah Kosong

HUT ke-81 RI, Polisi Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga Malang

HUT RI ke-81, Muspika se-Gresik Doa Bersama untuk Persatuan dan Kamtibmas

Prof Ahmad Barizi: Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Manusia yang Merdeka

HUT ke-81 RI, Polisi di Gresik Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih ke Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved