email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Pasuruan Kembangkan Agroforestri, Padi Gogo Jadi Andalan di Lahan Kering

by Syaiful Arif
4 Februari 2025

JAVASATU.COM-PASURUAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus mendorong pengembangan agroforestri dengan menjadikan padi gogo sebagai andalan di lahan kering. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gerakan tanam serentak padi gogo di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Selasa (4/2/2025). Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi dan dilakukan di Kawasan Hutan Sosial seluas 26,101 hektar.

Optimalkan Lahan Kering, Kabupaten Pasuruan Tanam Padi Gogo. (Foto: Prokopim Kabupaten Pasuruan)

Dilansir dari pasuruankab.go.id, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan nasional.

“Dengan gerakan tanam serentak padi gogo ini, diharapkan produksi beras meningkat dan harga bahan pangan, khususnya beras, tetap stabil di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Pada gerakan kali ini, varietas inpari 42 dipilih karena memiliki keunggulan produksi tinggi, daya tahan terhadap hama, serta umur tanaman yang lebih pendek. Selain itu, varietas ini menghasilkan nasi dengan tekstur pulen yang disukai masyarakat.

“Keunggulannya banyak, termasuk tahan terhadap hama wereng batang cokelat dan penyakit blas daun,” tambah Lilik.

Dari lama resmi Prokopim Kabupaten Pasuruan mencatat, daerah ini memiliki sekitar 3.041,85 hektar lahan tadah hujan yang berpotensi untuk ditanami padi gogo. Lahan tersebut tersebar di berbagai kecamatan seperti Pasrepan, Lumbang, dan Prigen, yang secara geografis cocok untuk budidaya padi gogo karena tidak memerlukan irigasi khusus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, menegaskan bahwa budidaya padi gogo merupakan solusi untuk memanfaatkan lahan kering dan bekas perkebunan secara optimal, terutama di wilayah dengan curah hujan rendah.

BacaJuga :

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

“Budidaya padi gogo juga bisa diterapkan di daerah dengan curah hujan rendah sehingga bisa menjadi solusi ketahanan pangan jangka panjang,” katanya, dilansir dari pasuruankab.go.id,

Ke depan, Pemkab Pasuruan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang berpotensi untuk ditanami padi gogo agar daerah ini tetap menjadi lumbung pangan dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kabupaten Pasuruan adalah salah satu lumbung pangan Jawa Timur dengan kontribusi yang luar biasa bagi ketahanan pangan nasional,” pungkas Yudha.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Dr. Rachmat, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Pemkab Pasuruan
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Pemkot Malang Dinilai Tak Bisa Tunjukkan Alas Hak Supit Urang-Pandanwangi

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Gresik Jadi Tuan Rumah Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

Siswa MI Al-Karimi Gresik Tasmi’ Juz 1 dan 2 Sekali Majelis

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

Musrenbang, Wabup Gresik Tegaskan Sinkronisasi Usulan Desa

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

BERITA LAINNYA

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Immersion by Lexus Pamerkan Karya Oliver Wihardja untuk Sibolga

H Saimo Pimpin IKG 2026-2031, RUAP Sahkah AD/ART Baru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d