JAVASATU.COM- Komisi III DPRD Gresik melakukan kunjungan lapangan untuk memantau progres pembangunan jalan di beberapa ruas wilayah Kabupaten Gresik, Jumat (29/8/2025). Lokasi tinjauan meliputi Jalan Cerme Lor Punduttrate, Morowudi Benjeng, dan Metatu Balongpanggang.

Wakil Ketua III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, menyatakan progres pekerjaan jalan Cerme Lor Punduttrate sudah mencapai 10 persen, melampaui target semula 6 persen. Proyek ini berupa rigid beton setebal 25 cm sepanjang 668–700 meter dengan lebar 6 meter, dilengkapi tembok penahan tanah (TPT) dan tiang pembatas jalan. Anggarannya mencapai Rp 3 miliar.
“Progresnya sudah melebihi target, namun pengawasan TPT agar kuat dan perapihan bekas galian perlu menjadi perhatian. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga harus diperhatikan karena lokasi padat dilalui masyarakat,” ujar Hamdi.
Sementara itu, ruas Jalan Morowudi Benjeng tengah dipasang U-Ditch dengan progres cukup baik. Hamdi menekankan penyesuaian pasir bantalan U-Ditch dengan RAB, dewatering lokasi, dan penggantian tanah galian dengan sirtu agar konstruksi tidak amblas. Anggaran proyek ini mencapai Rp 5 miliar.
Di ruas Jalan Metatu Balongpanggang, pelebaran jalan aspal sepanjang sekitar satu kilometer dan TPT sudah menunjukkan hasil rapi dan memuaskan. Secara keseluruhan, progres proyek ini melebihi target mingguan sebesar 3 persen.
Kunjungan ini diikuti seluruh anggota dan pimpinan Komisi III DPRD Gresik, beserta pelaksana dan pengawas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulisno Irbansyah, menekankan pentingnya pengawasan agar proyek selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
“Pengawasan kami lakukan secara konferensif dengan tim, agar kualitas dan ketepatan waktu proyek terus meningkat. Hasilnya diharapkan dapat langsung dirasakan masyarakat Gresik,” pungkasnya. (bas/arf)