JAVASATU.COM- Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma Kabupaten Gresik di Hotel Aston, Rabu (1/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pelaku usaha salon dan kecantikan harus inovatif menghadapi perubahan zaman dan dinamika ekonomi.

Menurut Alif, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi lebih solid serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
“Ini bukan hanya tentang posisi, tetapi bagaimana membawa organisasi menjadi solid dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.
Ia menekankan, pelaku usaha kecantikan tidak boleh pasif dan harus mampu membaca tren pasar yang terus berkembang.
“Sebagai pengusaha, kita diuji oleh ketidakpastian. Kuncinya ada pada keberanian berinovasi dan kecepatan membaca tren,” jelasnya.
Alif juga mengingatkan bahwa potensi rias tradisional tetap memiliki pasar yang kuat dan harus dikelola dengan baik.
“Riasan tradisional seperti Jawa, Madura hingga Makassar tetap memiliki pasar tersendiri,” tambahnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya literasi digital dalam pengembangan usaha, khususnya dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.
“Kolaborasi antara pelaku usaha senior dan generasi muda penting untuk memperluas jangkauan pasar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Gresik juga memperkenalkan layanan digital berbasis kecerdasan buatan “Go-WA” untuk mempermudah akses informasi publik.
“Melalui Go-WA, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan hanya dengan mengirim pesan ‘halo’,” terangnya.
Ia berharap data anggota Tiara Kusuma dapat terintegrasi dalam sistem tersebut agar pemerintah turut membantu promosi usaha anggota.
“Kami berharap data anggota bisa terintegrasi sehingga Pemkab dapat ikut mempromosikan usaha mereka,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Alif menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan pelanggan sebagai kunci utama dalam bisnis jasa.
“Jaga kepercayaan pelanggan. Keberhasilan usaha ditentukan oleh kerja keras dan komitmen masing-masing,” pungkasnya. (bas/arf)