email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

LK Ara Luncurkan Buku Puisi “Didong dan Tari Guel”, Wariskan Budaya Gayo

by Redaksi Javasatu
25 Juli 2025

JAVASATU.COM- Penyair senior asal Gayo, LK Ara, kembali menunjukkan konsistensinya dalam dunia sastra. Pada Kamis (24/7/2025), ia meluncurkan buku puisinya yang ke-15 berjudul Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

LK Ara, maestro sastra Gayo berusia 88 tahun, tetap produktif menulis. Ia meluncurkan buku antologi puisi Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh di PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (24/7/2025). (Foto: Lasman Simanjuntak)

Buku setebal 396 halaman ini tak hanya menyuguhkan puisi, namun juga merekam sejarah dan filosofi budaya Gayo.

Didong dan Tari Guel yang merupakan seni pertunjukan khas Gayo, menjadi simbol perlawanan terhadap pelupaan budaya. LK Ara menyebut karyanya sebagai bentuk peringatan agar api tradisi yang hampir padam tetap menyala.

“Ini bukan sekadar kumpulan puisi. Buku ini adalah jendela memahami akar budaya Gayo melalui bahasa. Saya persembahkan untuk anak-anak muda yang mencari akar, untuk penari dan penyair yang ingin menelusuri jejak,” kata LK Ara.

ADVERTISEMENT

Peluncuran buku ini turut dihadiri para sastrawan dan budayawan, termasuk Fikar W. Eda, Endo Suanda, Prof. Dr. Wildan, Jose Rizal Manua, Miko Pegayon, dan Ketua TISI Moctavianus Masheka. Mereka menyampaikan pandangan dan apresiasinya terhadap karya LK Ara, yang dinilai sebagai dokumentasi penting warisan budaya Gayo.

Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, menyebut buku ini sebagai “nafas panjang peradaban seni Gayo.” Sementara itu, Endo Suanda menyatakan bahwa karya LK Ara tak hanya merawat masa lalu, tapi juga menjadi jembatan kebudayaan bagi generasi mendatang.

Acara peluncuran juga diwarnai pembacaan puisi oleh sejumlah tokoh, termasuk Swary Utami Dewi dan Prof. Rahmat Salam. Jose Rizal Manua mengenang peran LK Ara dalam memperkenalkan Festival Didong ke Jakarta sejak 1970-an, sementara Miko Pegayon berharap Didong dan Tari Guel bisa masuk kurikulum sekolah untuk generasi muda.

BacaJuga :

Kapolres Gresik Periksa Randis, Pastikan Pelayanan Polri Maksimal

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

Buku ini diterbitkan Yayasan Mata Air Jernih dan hanya dicetak terbatas sebanyak 50 eksemplar. LK Ara sendiri menegaskan bahwa misinya bukan sekadar menulis, tapi menjaga nyala tradisi.

“Semoga puisi-puisi ini menjadi bahan renungan untuk semua yang mencintai kebudayaan dan sastra,” ujarnya. (las/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BukuGayoLK AraPenyairPuisi
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Periksa Randis, Pastikan Pelayanan Polri Maksimal

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

AUDAMS Fest Kota Batu, Drama Sejarah dan Simfoni Cinta Nusantara

Pompa Air Tenaga Surya, Bawean Siap Mandiri Air dan Pangan

Gara-gara Status FB, 210 Keping Emas Raib di Junrejo Batu

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

300 Lowongan Kerja Dibuka di Gresik, Bupati Tinjau Rekrutmen di Disnaker

Ngopi dan Nasi Krawu, Cara Kapolres Gresik Bangun Sinergi dengan Pers

DMI dan BKMM Sidayu Siap Makmurkan Masjid dan Bentuk Juleha Bersertifikat

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Gara-gara Status FB, 210 Keping Emas Raib di Junrejo Batu

BERITA LAINNYA

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d