email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

LK Ara Luncurkan Buku Puisi “Didong dan Tari Guel”, Wariskan Budaya Gayo

by Javasatu
25 Juli 2025

JAVASATU.COM- Penyair senior asal Gayo, LK Ara, kembali menunjukkan konsistensinya dalam dunia sastra. Pada Kamis (24/7/2025), ia meluncurkan buku puisinya yang ke-15 berjudul Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

LK Ara, maestro sastra Gayo berusia 88 tahun, tetap produktif menulis. Ia meluncurkan buku antologi puisi Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh di PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (24/7/2025). (Foto: Lasman Simanjuntak)

Buku setebal 396 halaman ini tak hanya menyuguhkan puisi, namun juga merekam sejarah dan filosofi budaya Gayo.

Didong dan Tari Guel yang merupakan seni pertunjukan khas Gayo, menjadi simbol perlawanan terhadap pelupaan budaya. LK Ara menyebut karyanya sebagai bentuk peringatan agar api tradisi yang hampir padam tetap menyala.

“Ini bukan sekadar kumpulan puisi. Buku ini adalah jendela memahami akar budaya Gayo melalui bahasa. Saya persembahkan untuk anak-anak muda yang mencari akar, untuk penari dan penyair yang ingin menelusuri jejak,” kata LK Ara.

Peluncuran buku ini turut dihadiri para sastrawan dan budayawan, termasuk Fikar W. Eda, Endo Suanda, Prof. Dr. Wildan, Jose Rizal Manua, Miko Pegayon, dan Ketua TISI Moctavianus Masheka. Mereka menyampaikan pandangan dan apresiasinya terhadap karya LK Ara, yang dinilai sebagai dokumentasi penting warisan budaya Gayo.

Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, menyebut buku ini sebagai “nafas panjang peradaban seni Gayo.” Sementara itu, Endo Suanda menyatakan bahwa karya LK Ara tak hanya merawat masa lalu, tapi juga menjadi jembatan kebudayaan bagi generasi mendatang.

Acara peluncuran juga diwarnai pembacaan puisi oleh sejumlah tokoh, termasuk Swary Utami Dewi dan Prof. Rahmat Salam. Jose Rizal Manua mengenang peran LK Ara dalam memperkenalkan Festival Didong ke Jakarta sejak 1970-an, sementara Miko Pegayon berharap Didong dan Tari Guel bisa masuk kurikulum sekolah untuk generasi muda.

BacaJuga :

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Buku ini diterbitkan Yayasan Mata Air Jernih dan hanya dicetak terbatas sebanyak 50 eksemplar. LK Ara sendiri menegaskan bahwa misinya bukan sekadar menulis, tapi menjaga nyala tradisi.

“Semoga puisi-puisi ini menjadi bahan renungan untuk semua yang mencintai kebudayaan dan sastra,” ujarnya. (las/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BukuGayoLK AraPenyairPuisi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved