JAVASATU.COM-MALANG- Event “Madyopuro Mangano” yang digelar Sabtu (4/5/2025) di sepanjang Jalan Jonge Kota Malang menjadi momen perayaan Hari Ulang Tahun ke-111 Kota Malang sekaligus penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor kuliner dan pemberdayaan UMKM.

Ketua panitia, Muhammad Sholeh, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar pesta kuliner, melainkan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan kota.
Menurut dia, Kelurahan Madyopuro, sebagai salah satu gerbang masuk Kota Malang, diharapkan menjadi kawasan yang layak menyambut siapa pun yang datang, dengan menghadirkan “surga kuliner halal” dan sistem pembayaran modern berbasis cashless.
“Kami ingin membiasakan pola belanja modern sekaligus memperkuat rasa cinta pada kuliner lokal. Kalau belanja ke merek luar, uangnya kembali ke pusat atau bahkan luar negeri. Tapi kalau kita belanja ke tetangga sendiri, ekonomi akan berputar di Kota Malang,” ujarnya saat sambutan, Jumat (4/4/2025).
Event ini menghadirkan 111 menu kuliner khas dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Tak hanya menyajikan makanan, panitia juga menggandeng Bank Indonesia dan Halal Center Bahrul Maghfiroh untuk memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi 30 UMKM.
Sholeh menilai sertifikasi halal menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing dan profesionalisme pelaku usaha di tengah regulasi dan tuntutan pasar yang semakin kompetitif.
Salah satu hal unik dalam acara ini adalah tidak disediakannya meja jamuan bagi tamu undangan. Panitia justru membebaskan pengunjung mencicipi berbagai makanan secara langsung dari tenant UMKM.
“Ini bentuk penghormatan kami. Kami ingin semua tamu mencicipi sendiri beragam menu kuliner yang disediakan dan memilih yang paling sesuai dengan selera,” jelas Sholeh.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Madyopuro Mangano juga datang dari Paguyuban Ketua RW Madyopuro. Ketua paguyuban, Novi Ahmad, mengapresiasi peran Pemerintah Kota Malang yang telah menjadikan Madyopuro sebagai salah satu titik pengembangan wisata kuliner berbasis halal dan digital.
“Pemerintah Kota Malang menjadi inisiator kegiatan ini. Semoga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan mempererat kebersamaan antarwarga,” kata Novi.
Ia berharap agenda seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin dan dicatat sebagai bagian dari program 1.000 event Kota Malang.
“Atas nama Paguyuban dan seluruh Ketua RW di Madyopuro, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya acara ini,” tambahnya.
Event Madyopuro Mangano juga diharapkan menjadi tonggak awal agar seluruh UMKM di Kota Malang dapat naik kelas dan bersertifikasi halal secara menyeluruh, dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta melalui program CSR. (Jup/Arf)