JAVASATU.COM- Sekelompok mahasiswa di Kota Malang menggelar pertunjukan Reog Ponorogo dalam kegiatan Sahur on the Road di depan gerbang Veteran kampus Universitas Brawijaya, Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Kegiatan bertajuk “Reog Ramadan on The Road” tersebut digelar sekitar pukul 01.00 WIB dengan melibatkan mahasiswa dari dua kampus, yakni kelompok Reog Universitas Brawijaya (UB) dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan dari Universitas Negeri Malang (UM).
Pertunjukan seni tradisional itu menjadi cara berbeda bagi mahasiswa dalam mengisi aktivitas malam Ramadan yang biasanya identik dengan patrol sahur atau kegiatan sahur on the road.
Salah satu mahasiswa UM, Rian (20), mengatakan kegiatan ini telah digelar untuk kedua kalinya selama bulan Ramadan sebagai upaya mempererat silaturahmi antar mahasiswa sekaligus melestarikan seni tradisional.
“Ini sudah kedua kalinya kami menggelar kegiatan ini sejak Ramadan tahun lalu. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dengan teman-teman di UB,” kata Rian.
Rian berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh kegiatan positif bagi generasi muda, khususnya dalam mengisi malam Ramadan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi pemuda di Kota Malang agar sahur on the road bisa diisi dengan kegiatan positif, misalnya dengan melestarikan seni tradisional,” pungkasnya.
Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga menarik partisipasi sejumlah komunitas seni di Kota Malang, di antaranya Sanggar Maruto dan Sanggar Sardulo Djojo yang ikut meramaikan pertunjukan Reog.
Salah satu anggota Sanggar Maruto, Teguh, mengatakan pihaknya awalnya mengetahui kegiatan tersebut secara tidak sengaja saat melakukan sahur on the road tahun lalu.
“Waktu itu kami lewat di depan gerbang Veteran UB dan melihat ada pertunjukan Reog. Karena kami juga pegiat seni Reog Ponorogo, akhirnya kami bergabung dengan teman-teman UB dan UM,” ujarnya.
Menurutnya, pada Ramadan tahun ini pihaknya kembali dilibatkan untuk memeriahkan kegiatan sahur on the road dengan pertunjukan seni tradisional tersebut.
Pertunjukan Reog yang digelar di pinggir jalan itu juga menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat, baik dari kalangan anak muda maupun orang dewasa, terlihat berkumpul menyaksikan atraksi seni khas Ponorogo tersebut. (agb/arf)