JAVASATU.COM- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali, memberikan dukungan langsung kepada ratusan pembalap dalam Final Matapanah Cup Race (MCR) Piala Wali Kota yang digelar di GOR Jayabaya, Minggu (8/2/2026).

Ajang balap motor yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 tersebut diikuti sekitar 340 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini menjadi salah satu event otomotif terbesar di Kota Kediri pada awal tahun 2026.
Dalam peninjauannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menegaskan, Matapanah Cup Race bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet balap, termasuk bagi pembalap usia dini.
Ia mengapresiasi keikutsertaan peserta yang tidak hanya didominasi pembalap dewasa, namun juga remaja bahkan di bawah 15 tahun.
“Event ini menjadi ruang pembinaan yang positif bagi generasi muda. Kita melihat ada pembalap usia dini hingga yang sudah berpengalaman di tingkat nasional. Ini potensi yang harus terus didukung,” ujarnya.
Menurutnya, budaya balap harus diarahkan menjadi aktivitas yang sehat, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Pemerintah Kota Kediri, kata dia, berkomitmen mendukung kegiatan otomotif yang terorganisir dan memberikan ruang prestasi bagi anak muda.
Selain aspek pembinaan atlet, Mbak Wali juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan event tersebut. Ratusan peserta dan tim yang datang dari luar daerah dinilai turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Event seperti ini tidak hanya soal olahraga, tetapi juga berdampak pada ekonomi lokal, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Ini menjadi bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian Kota Kediri,” ungkapnya.
Kepada para pembalap, ia berpesan agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengasah kemampuan. Menang dan kalah disebutnya sebagai hal biasa dalam pertandingan, namun keselamatan dan sportivitas harus tetap menjadi prioritas utama.
“Saya yakin dari ajang seperti ini akan lahir atlet balap profesional yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (kur/nuh)