email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 29 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemerintah Terus Stabilkan Harga Gula

by Agung Baskoro
27 Mei 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan terutama gula adalah dengan menjaga komoditas gula tersebut. Upaya yang dilakukan adalah dengan menjaga keseimbangan antara tingkat hulu hingga hilir.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi (kanan) bersama Ketua Umum Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR), Hamim Kholili. (Foto: Istimewa)

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, keseimbangan itu harus dijaga secara menyeluruh dan tidak hanya di tingkat lokal saja. Tentunya harus dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

“Dan di tingkat hilirnya, kita juga berusaha memberi ruang. Yakni di harga Rp 13.500, yang sebelumnya Rp 12.500. Jadi fairnya, harga di tingkat petani harus baik. Itu mengenai bagaimana kita mengkolaborasikan antara petani dengan pabrik gula,” terang Arief saat berkunjung ke salah satu pabrik gula terbesar di Kabupaten Malang, Jumat (27/5/2022).

Dalam kunjungan kerjanya, Arief juga menyebut, ini sebagai upaya agar pabrik gula, termasuk di Kabupaten Malang bisa membeli gula produksi petani lokal sesuai dengan harga yang disepakati. Yakni sebesar Rp 11.500 per kilogram.

“Rp 11.500 itu harga minimal, kalau nanti lelangnya Rp 12.000, ya harus dibeli Rp 12.000. Kenapa demikian, karena produksi itu akan ikut naik kalau kesejahteraan petani itu baik,” ujar Arief.

Sementara itu, hal senada juga dipastikan oleh Ketua Umum Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR), Hamim Kholili, bahwa pada musim giling saat ini, harga gula petani lokal masih relatif stabil. Yakni berkisar di harga Rp 12.000 per kilogramnya.

“Yang sudah dilelang itu 2.100 ton, yang akan kita lepas pada hari Senin mendatang itu sekitar 3.200 ton, itu dari PG Krebet Baru. Harganya pada lelang pertama ini trendnya positif, masih di harga Rp 12.000,” ujar pria yang akrab disapa Gus Hamim.

Selain itu, untuk tahun 2022 ini dirinya memastikan, harga gula produksi petani lokal tidak akan begitu terpengaruh impor gula yang dilakukan oleh pemerintah. Meskipun di sisi lain, kebutuhan gula Indonesia masih belum lepas dari impor.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Namun menurutnya, saat ini harga raw sugar yang diimpor mengalami kenaikan. Dimana harga tersebut akan lebih mahal jika harus diimpor dan didatangkan ke Indonesia. Hal itulah yang menurutnya akan membuat harga gula petani lokal tetap bisa bersaing.

“Tahun ini raw sugarnya itu lebih mahal daripada gula lokal, apalagi kalau didatangkan. Jadi enggak mungkinlah raw sugar itu memukil kita. Karena bagaimana pun kita tahu krisis pangan di dunia,” pungkas Gus Hamim. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Badan Pangan NasionalGulaHarga GulaPusat Koperasi Primer Tebu Rakyat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Tambang Galian C dan Tambak Udang Modern Gresik Utara, Izin hingga Reklamasi Jadi Perhatian

BERITA LAINNYA

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved