email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 25 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemuda Banyuwangi Ciptakan Aplikasi AI “SeeShark” untuk Selamatkan Hiu Indonesia

by Syaiful Arif
4 November 2025

JAVASATU.COM- Di tengah krisis populasi hiu di Indonesia, seorang pemuda asal Banyuwangi Jawa Timur menciptakan terobosan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pelestarian predator puncak laut tersebut.

Oka Bayu Pratama memperlihatkan Hiu Martil, salah satu spesies yang dilindungi. (Foto: Dok/Ist)

Ia adalah Oka Bayu Pratama (24), inovator muda yang mengembangkan aplikasi SeeShark, sistem AI pertama di Indonesia yang mampu mengidentifikasi spesies hiu secara cepat dan akurat hanya dari foto potongan tubuhnya.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan Oka terhadap fakta ironis bahwa Indonesia menjadi negara penangkap hiu terbesar di dunia, meski memiliki keanekaragaman hiu tertinggi, yakni 114 dari 500 spesies hiu dunia.

“Kami sering lihat di pelabuhan, hiu sudah dipotong-potong. Petugas kesulitan mencatat jenisnya karena identifikasi dilakukan manual. Dari situ saya pikir, kenapa tidak pakai AI saja,” ujar Oka, Selasa (4/11/2025).

ADVERTISEMENT

Dari Budidaya Lele ke Inovasi Konservasi

Berbekal kemampuan di bidang AI, IoT, dan Web Development, Oka mengembangkan SeeShark secara mandiri dengan modal dari hasil budidaya lele yang ia jalankan di kampung halamannya, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

“Saya biayai riset ini dari hasil budidaya lele. Uang itu saya pakai untuk beli peralatan, turun ke pelabuhan, dan melatih model AI agar bisa mengenali pola tiap spesies hiu,” kata mahasiswa Universitas Airlangga ini.

Aplikasi SeeShark menggunakan teknologi deep learning untuk mengenali pola pada kulit, sirip, atau bagian tubuh hiu lainnya. Dengan database 9.600 foto dari 10 spesies hiu rentan, SeeShark mampu mengidentifikasi spesies dengan akurasi 95,3 persen hanya dalam hitungan detik.

BacaJuga :

Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, JMSI Dukung Sebar Informasi

Tidak Perlu Aplikasi, Ini 4 Situs untuk Membuat Nada Dering WA Sebut Nama

Selain itu, aplikasi ini menampilkan status konservasi IUCN dan status perlindungan CITES, memberikan peringatan otomatis bagi petugas jika spesies yang didaratkan masuk kategori dilindungi.

Dipakai di Tiga Pelabuhan dan Diakui BRIN

SeeShark telah diuji di tiga pelabuhan utama, yakni Banyuwangi, Lamongan, dan Lombok Timur dan telah membantu mengidentifikasi lebih dari 1.000 gambar hiu di lapangan.

Aplikasi ini juga telah divalidasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta memperoleh dua hak cipta dan satu permohonan paten.

Dukungan Garda Lestari dan Filosofi Kesejahteraan

Inovasi SeeShark dikembangkan di bawah naungan organisasi kepemudaan Garda Lestari, yang berprinsip “Kelestarian Sejati Dimulai dari Kesejahteraan.”

Ketua Garda Lestari Andri Saputra menilai teknologi seperti SeeShark bisa menjembatani kepentingan ekonomi nelayan dan konservasi lingkungan.

“Dengan data akurat, pengelolaan sumber daya laut bisa lebih adil dan berkelanjutan. Kami ingin teknologi ini menjadi alat pemberdayaan, bukan penghalang ekonomi,” ujarnya.

Selain sektor maritim, Garda Lestari juga mengembangkan proyek ekonomi hijau seperti Kampung Aren (Si Macan) di Banyuwangi untuk memberdayakan masyarakat melalui hilirisasi nira aren.

Masuk Finalis Nasional SATU Indonesia Awards 2025

Inovasi SeeShark membawa Oka masuk 10 besar finalis nasional 16th SATU Indonesia Awards 2025 kategori Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna. Program apresiasi tahunan PT Astra International Tbk ini diikuti lebih dari 17 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya tidak menyangka bisa masuk 10 besar. Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tapi bukti bahwa inovasi dari daerah juga bisa berkontribusi untuk dunia,” kata Oka.

Publik dapat mendukung Oka melalui voting online di situs resmi astra.co.id hingga 4 November 2025.

Dengan semangat dan ketekunan, pemuda Banyuwangi ini membuktikan bahwa pelestarian laut bisa dimulai dari tangan anak muda desa — dan satu ide besar berbasis AI. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AIAplikasiDesa BayuHiuKecamatan SonggonSeeSharkTekonologi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, JMSI Dukung Sebar Informasi

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

Polres Malang Sisir Jalur Rawan hingga Subuh, Cegah Kejahatan Malam

Tidak Perlu Aplikasi, Ini 4 Situs untuk Membuat Nada Dering WA Sebut Nama

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

Kapolres Gresik Cek 3 Polsek, Cegah Pungli dan Pelanggaran Hukum

Bakorwil Malang Minta Ilmu 4 Guru SMK dari Jerman Ditularkan ke Sekolah

Warga Natura PPS 2 Gresik Kenalkan Budaya Nusantara ke Generasi Muda

Menhut Raja Antoni Kerahkan 5.000 ASN Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Curanmor di Parkiran Minimarket Cerme Gresik Terungkap, Motor Korban Kembali

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Curanmor di Parkiran Minimarket Cerme Gresik Terungkap, Motor Korban Kembali

Warga Natura PPS 2 Gresik Kenalkan Budaya Nusantara ke Generasi Muda

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Majalengka Siapkan Monumen Maung

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

BERITA LAINNYA

Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, JMSI Dukung Sebar Informasi

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

Polres Malang Sisir Jalur Rawan hingga Subuh, Cegah Kejahatan Malam

Tidak Perlu Aplikasi, Ini 4 Situs untuk Membuat Nada Dering WA Sebut Nama

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

Kapolres Gresik Cek 3 Polsek, Cegah Pungli dan Pelanggaran Hukum

Bakorwil Malang Minta Ilmu 4 Guru SMK dari Jerman Ditularkan ke Sekolah

Warga Natura PPS 2 Gresik Kenalkan Budaya Nusantara ke Generasi Muda

Menhut Raja Antoni Kerahkan 5.000 ASN Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Curanmor di Parkiran Minimarket Cerme Gresik Terungkap, Motor Korban Kembali

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved