JAVASATU.COM- PT Petrokimia Gresik dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik membahas penguatan kerja sama dalam pemberdayaan umat. Pertemuan yang digelar di Kantor MUI Gresik, Rabu (23/9/2026), mencakup program ekonomi umat, pembinaan generasi muda, konseling keluarga hingga dakwah melalui media sosial.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut silaturahim dan kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan antara Petrokimia Gresik dan MUI Gresik. Sejumlah pengurus MUI turut hadir, di antaranya Ketua Umum MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib, Sekretaris Umum Makmun, M.Ag., serta pengurus bidang dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, seni, budaya Islam dan remaja.
VP Komunikasi Korporat PT Petrokimia Gresik Ari Primantara mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan kedua pihak.
“Kami datang menindaklanjuti silaturahim dan MoU Bapak Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., untuk menindaklanjuti beberapa hal yang bisa kita kerjasamakan. Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut,” ujar Ari.
Dorong Mustahik Naik Kelas
Salah satu fokus pembahasan adalah pemberdayaan ekonomi umat. Petrokimia Gresik memiliki sejumlah program pembinaan yang diarahkan untuk membantu masyarakat berkembang secara berkelanjutan, salah satunya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Petrokimia Gresik.
Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar dapat meningkatkan kondisi ekonominya.
“Kalau mengutip motto UPZ Petrokimia Gresik, harapannya dari mustahik bisa jadi muzakki,” kata Ari.
Selain ekonomi umat, Petrokimia Gresik membuka peluang kolaborasi dalam pembinaan generasi muda. Perkembangan media sosial dinilai membuka ruang yang luas untuk menyebarkan konten positif sekaligus menjadi sarana pembinaan.
Sebagai BUMN, Petrokimia Gresik juga berkomitmen mendukung berbagai program strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Konseling Karyawan Tak Hanya Psikologis
Kerja sama juga diarahkan pada bidang konsultasi dan pembinaan keluarga. Ari mengatakan mayoritas karyawan Petrokimia Gresik berada pada usia produktif sehingga kebutuhan pembinaan tidak hanya berkaitan dengan aspek pekerjaan dan psikologis, tetapi juga kehidupan keluarga dan spiritual.
“Beberapa tantangan di kami, relatif mayoritas karyawan kami berusia produktif, sedang semangat-semangatnya. Sering kali tantangan kita adalah dalam urusan rumah tangga dan sebagainya. Saat ini konseling kami hanya sampai di psikolog, padahal bisa jadi masalahnya juga dalam urusan spiritual keagamaan,” ungkapnya.
Petrokimia Gresik juga membuka peluang kolaborasi dengan MUI Gresik dalam produksi konten dakwah di media sosial.
“Terkait konten medsos, bisa kita kerjasamakan. Kapan lagi PT. Petrokimia Gresik bisa memberi sponsorship sekaligus berdakwah, ini tentu sangat bermanfaat bagi umat,” katanya.
MUI Punya 1.068 Kader Penggerak Desa
Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, M.Ag., mengatakan MUI memiliki posisi sebagai jembatan komunikasi antara organisasi kemasyarakatan Islam, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“MUI merupakan jembatan komunikasi antar-ormas Islam dan tentu pemerintah daerah. MUI ini sebagai mitra pemerintah dan umat terpercaya. Kita sudah menjalin kerja sama dengan banyak pihak,” jelas Makmun.
Menurut Makmun, MUI Gresik juga terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media sosial. Saat ini MUI Gresik aktif melalui berbagai platform digital dan menyediakan layanan konsultasi keagamaan secara daring.
MUI Gresik juga memiliki sejumlah program dan lembaga yang berpotensi menjadi ruang kolaborasi. Di antaranya Pesantren At-Taubah yang selama bertahun-tahun melakukan pembinaan di Rutan Gresik, Koperasi Syariah (Kopsyah) MUI, Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), Pusat Layanan Sertifikasi Halal (PLSH), serta Pusat Layanan Konseling Pranikah dan Keluarga Sakinah.
Selain itu, jejaring MUI Gresik telah menjangkau tingkat desa. Saat ini terdapat 1.068 Kader Penggerak (KP) MUI Desa se-Kabupaten Gresik dan 90 Kader Keluarga Bahagia (KKB) MUI.
“Alhamdulillah MUI Kabupaten Gresik saat ini sudah punya jejaring sampai tingkat desa, total ada 1.068 Kader Penggerak (KP) MUI Desa se-Kabupaten Gresik serta 90 Kader Keluarga Bahagia (KKB) MUI se-Kabupaten Gresik, tentu ini potensi dakwah yang terus memacu Pimpinan MUI Kabupaten Gresik untuk terus maksimal melayani umat,” katanya.
MUI Siap Berkontribusi untuk Petrokimia
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib menyambut baik tindak lanjut kerja sama dengan Petrokimia Gresik. Menurutnya, silaturahim tersebut dapat menjadi pintu untuk memperluas kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kita bisa menindaklanjuti kerja sama MUI dan Petrokimia Gresik,” ujarnya.
Kiai Rofiq juga mengingatkan pentingnya silaturahim sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarsesama. Ia sekaligus mengapresiasi perhatian Petrokimia Gresik terhadap pengelolaan sumber daya manusia.
Menurutnya, perusahaan besar membutuhkan sumber daya manusia yang ditempatkan sesuai bidang dan keahliannya agar organisasi dapat berjalan secara profesional.
“Belajar dari Petrokimia Gresik, kami di MUI Gresik juga berupaya menerapkan itu, sehingga Alhamdulillah dua kali MUI Gresik dianugerahi MUI terbaik tingkat Provinsi,” katanya.
Pengalaman tersebut membuat MUI Gresik kerap menjadi rujukan studi banding. Meski demikian, Kiai Rofiq menegaskan MUI Gresik tetap perlu belajar dari daerah lain.
Dalam kerja sama dengan Petrokimia Gresik, ia berharap MUI dapat memberikan kontribusi sesuai kapasitasnya, termasuk dalam pembinaan keagamaan dan pengajian bagi lingkungan perusahaan.
“MUI sebagai rumah ulama, bisa memberikan sumbangsih apa terhadap Petro, seperti mengisi pengajian dan sebagainya, sehingga kerja sama kita saling mendapat hikmah,” tuturnya.
Menurut Kiai Rofiq, sinergi antara perusahaan, ulama, pemerintah, dan masyarakat diarahkan untuk mendukung kehidupan sosial yang aman, rukun, dan sejahtera.
Petrokimia Serahkan Smart TV 100 Inci
Di akhir kegiatan, PT Petrokimia Gresik menyerahkan bantuan berupa Smart TV berukuran 100 inci kepada MUI Kabupaten Gresik. Perangkat tersebut akan digunakan untuk menunjang kebutuhan Ruang Rapat Utama MUI Kabupaten Gresik.
Silaturahim ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Petrokimia Gresik dan MUI Gresik, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan masyarakat, penguatan keluarga, serta dakwah melalui media digital. (bas/arf)