JAVASATU.COM- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Presiden RI Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam momentum Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dihadiri ribuan petani serta pemangku kepentingan sektor pertanian dari berbagai daerah di Indonesia.
Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya.
Analis kebijakan publik dan politik nasional Nasky Putra Tandjung menilai, Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., layak dan pantas menerima penghargaan tersebut atas kontribusi aktif, kerja nyata, dan dedikasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja nyata, capaian, dan dedikasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/1/2025).
Capaian Strategis Polri di Sektor Ketahanan Pangan
Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu memaparkan, sepanjang 2025, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Polri mencatatkan sejumlah capaian strategis. Produksi jagung nasional meningkat sekitar 9 persen, atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
Akselerasi produksi tertinggi terjadi pada kuartal IV 2025, melalui optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare yang menghasilkan sekitar 3.479.432 ton jagung.
Selain itu, penyerapan jagung oleh Bulog tercatat mencapai 101.713 ton, atau 63,8 persen dari target, yang berperan penting menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Kapolri beserta seluruh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek, dalam mengoordinasikan pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, termasuk melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif,” jelas Nasky.
Komitmen Polri Dukung Program Pemerintah
Nasky juga mengutip Rilis Akhir Tahun 2025 Polri, di mana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen penuh Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengelolaan komoditas jagung hingga pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Polri senantiasa terus mendukung program dan kebijakan strategis pemerintah. Suksesnya program pemerintah berdampak langsung terhadap stabilitas kamtibmas,” ujar Jenderal Sigit dalam Rilis Akhir Tahun 2025 di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).
Menurut Nasky, transformasi “Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat” yang digagas Kapolri merupakan bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui diversifikasi komoditas pertanian.
Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025, kata dia, turut ditopang oleh peningkatan produksi jagung nasional. Peran aktif Polri dalam penanaman dan panen jagung dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan pakan ternak nasional.
“Oleh karena itu, kami mendorong Polri agar terus konsisten dan berkomitmen menjalin sinergi lintas sektor agar keberhasilan swasembada pangan dapat dipertahankan dan ditingkatkan ke depan,” tegasnya.
Penghargaan Jadi Amanah bagi Polri
Di akhir pernyataannya, Nasky menyebut penghargaan yang diraih Polri merupakan bentuk apresiasi negara atas peran strategis korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas, pengamanan, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional di berbagai wilayah.
“Polri dinilai konsisten mendukung penguatan ketahanan pangan melalui fungsi pembinaan, pengamanan wilayah, serta pendampingan program di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan bergengsi tersebut juga menjadi amanah penting bagi Polri untuk terus menjaga konsistensi pengabdian kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Penghargaan ini harus dimaknai sebagai amanah rakyat kepada institusi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung,” katanya.
Nasky menambahkan, publik memberikan apresiasi luas atas capaian Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit terus menunjukkan prestasi. Institusi ini semakin tangguh dan dipercaya rakyat,” ucapnya.
“Ia melihat Polri saat ini sungguh-sungguh melayani, mengayomi, dan turun langsung ke masyarakat,” pungkas Nasky. (arf)