Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

PSBB Kabupaten Malang, Kapolres Sebut Masih Dijumpai Lolosnya Pemudik

Agung Baskoro by Agung Baskoro
19 Mei 2020

Javasatu,Malang- Terhitung tiga hari ini Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun tidak terlihat perbedaannya. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya kendaraan yang beraktifitas di jalan raya.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar. (Foto : Agung-Javasatu.com)

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi evaluasi. Salah satunya, masih dijumpainya beberapa masyarakat yang nekat mudik. Namun begitu, ada penurunan pada tingkat mobilitas masyarakat, meskipun masih belum terlihat secara signifikan.

“Ya mungkin baru 10% sampai 15%, jadi belum terlalu kelihatan. Tapi kalau malam hari, sudah sangat bisa kita rasakan perbedaannya. Di atas jam 20.00 itu baru masyarakat bisa kita anggap benar-benar mematuhi aturan PSBB ini. Itu sudah jarang kita temukan adanya kerumunan dari warung kopi atau toko-toko lain” terang Hendri. Selasa (19/5/2020).

Secara tegas Hendri telah menyiapkan sanksi ke masyarakat ataupun pihak-pihak bersangkutan yang masih tidak mematuhi aturan PSBB, meski saat ini pihaknya lebih bersifat teguran.

ADVERTISEMENT

“Kalau sanksi bagi yang mudik nanti mungkin situasional, yang jelas kami menyarankan untuk tidak mudik. Karena nanti bisa saja membawa virus. Dan kami berharap agar masyarakat tidak mementingkan kepentingan pribadi dengan mudik, demi kepentingan yang lebih besar” jelas Hendri.

Terakhir Hendri mengatakan, bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan melalui posko cek point terutama di titik yang berbatasan dengan wilayah lain.

“Ya kalau pos cek point tidak ditambah, namun akan kami perketat. Jadi misalnya ada jalur-jalur tikus di daerah sekitar cek point yang bisa dijadikan manuver oleh pengendara, akan kita perketat, akan kita tempatkan personel kita di sana” pungkasnya. (Agb/Red)

Tags: Polres MalangPSBB Kabupaten MalangPSBB Malang Raya
Previous Post

Ratakan Bantuan Covid-19, Sat Lantas Polres Malang Sasar Korban Laka

Next Post

Dampak Covid-19, PT ACA Pilih Meniadakan Tradisinya

Related Posts

Malang Bersiap PSBB
Jawa Timur

Malang Bersiap PSBB

7 Januari 2021
Jawa Timur

Bandel Tak Pakai Masker, Puluhan Warga di Rapid Test

23 Mei 2020
PSBB Malang Raya

Dihimbau Warga Kota Malang Salat Idul Fitri 1441 H Di Rumah Saja

20 Mei 2020
Jawa Timur

PSBB, Angkutan Umum di Kabupaten Malang Pilih Tak Beroperasi, Ini Alasannya

18 Mei 2020
PSBB Malang Raya

Baru Diterapkan PSBB Puluhan Kendaraan Bukan Plat N Harus Balik Arah

17 Mei 2020
PSBB Malang Raya

Kawal PSBB Kota Batu, 645 Personil Dikerahkan

17 Mei 2020
Next Post

Dampak Covid-19, PT ACA Pilih Meniadakan Tradisinya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com