email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ribuan Santri Malang Deklarasi Stop Bullying, YLC: Santri Harus Jadi Agen Perubahan

by Yondi Ari
18 Juli 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Ribuan santri Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kota Malang, mendeklarasikan gerakan Stop Bullying bersama Young Lawyers Committee (YLC) Malang, Jumat (18/7/2025). Deklarasi ini menjadi langkah preventif YLC untuk menekan angka perundungan di kalangan pelajar, khususnya di lingkungan pesantren.

Ribuan Santri Malang Deklarasi Stop Bullying. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Sebelum deklarasi, para santri tingkat MTs dan MA diberikan edukasi hukum langsung oleh tim YLC. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis bullying, dampak psikologis bagi korban, serta ancaman hukum bagi pelaku.

“Bullying bukan hanya melukai secara mental, tapi juga bisa membawa pelaku ke ranah hukum,” tegas Ketua YLC Malang, Dr. Hatarto Pakpahan.

Usai penyuluhan, para santri secara serentak membacakan ikrar anti-bullying dan menandatangani spanduk ukuran 4×2 meter sebagai simbol komitmen bersama melawan segala bentuk perundungan.

YLC menyebut, pemilihan pesantren sebagai lokasi kampanye bukan tanpa alasan. Berdasarkan riset internal, banyak kasus bullying terjadi akibat rendahnya kesadaran hukum, terutama di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Alhamdulillah, di Pondok Nurul Ulum belum ditemukan kasus bullying. Ini waktu yang tepat untuk memperkuat pemahaman hukum para santri agar kelak menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” terang Hatarto.

Ketua YLC Malang, Dr. Hatarto Pakpahan. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Deklarasi ini merupakan bagian dari program andalan YLC yang menyasar lembaga pendidikan, khususnya pesantren, guna mendorong kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Hatarto berharap, kegiatan serupa bisa menyebar ke lebih banyak sekolah dan pondok pesantren di wilayah Malang Raya.

BacaJuga :

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

“Pesantren juga bisa menjadi garda terdepan dalam gerakan anti-bullying. Kita ingin tunjukkan bahwa dunia pesantren peduli dan responsif terhadap isu-isu hukum,” pungkas Hatarto.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Arrohman, Ahmad Syifaurrahman. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Arrohman, Ahmad Syifaurrahman, menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap, edukasi hukum dari YLC mampu membentengi santri dari tindakan yang melanggar hukum.

“Kami berterima kasih atas penyuluhan hukum yang diberikan. Ini sangat bermanfaat agar santri lebih sadar bahwa bullying adalah perbuatan yang dilarang secara hukum,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian, satu dari tiga siswa di Kota Malang pernah mengalami bullying. Kampanye seperti ini dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini dan membentuk lingkungan belajar yang aman serta suportif. (Dop/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BullyingStop BullyingYLC MalangYoung Lawyers Committee Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d