JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Gresik menegaskan kesiapan membantu penyelesaian legalitas Musala Al Ikhlas dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Musala Al Ikhlas, Kramat Inggil, Kecamatan Gresik, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan silaturahmi dan kultum tersebut dihadiri jajaran pengurus MUI Kecamatan Gresik, takmir musala, serta tokoh agama setempat. Dalam kesempatan itu, persoalan status tanah dan legalitas kelembagaan musala menjadi pembahasan utama.
Pengurus MUI Kecamatan Gresik, Jhonis, menyampaikan Safari Ramadan menjadi momentum untuk mensosialisasikan program kerja sekaligus memperkenalkan struktur kepengurusan MUI tingkat kecamatan. Ia juga menargetkan penyelesaian pembangunan kantor MUI Kecamatan Gresik serta pelantikan pengurus usai Idulfitri.
“Kami ingin memastikan program MUI berjalan optimal, termasuk pendampingan kepada musala dan masjid terkait legalitas dan administrasi,” ujarnya.
Ketua Takmir Musala Al Ikhlas menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus meminta arahan mengenai alur pengurusan legalitas musala, mulai dari status tanah hingga administrasi kepengurusan.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gresik, Nasihun Amin, yang juga Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Gresik, menjelaskan sejumlah langkah yang perlu ditempuh. Di antaranya memastikan kejelasan status tanah melalui sertifikat kepemilikan atau penelusuran ke Badan Pertanahan Nasional jika dokumen belum tersedia.
Selain itu, legalitas kepengurusan perlu diperkuat melalui surat keterangan dari kelurahan serta rekomendasi pembinaan ketakmiran dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) atau KUA. Ia juga menekankan pentingnya keabsahan status wakaf, amil zakat, serta penentuan arah kiblat.
“Semua akan kami bantu prosesnya agar jelas secara administrasi dan sesuai ketentuan,” tegas Nasihun.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kecamatan Gresik, KH Khoirul Anam Risa. Ia mengapresiasi komitmen takmir dalam menjaga tradisi dan amaliyah yang diwariskan para pendahulu serta berharap sinergi antara MUI dan pengurus musala semakin kuat.
“Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya MUI Kecamatan Gresik memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus memastikan rumah ibadah memiliki kepastian hukum dan tata kelola yang tertib,” ujar KH Khoirul Anam Risa. (bas/nuh)